Motif Menantu Kirim Sate Racun Tewaskan Mertua di Boyolali: Sakit Hati karena Merasa Tak Dianggap
Januar Imani Ramadhan June 08, 2026 03:42 PM

- Motif sakit hati karena merasa tidak pernah dianggap oleh mertuanya menjadi alasan Purwadi Wahyudi (40) nekat mengirim sate bercampur racun tikus yang menewaskan korban di Boyolali.

Perasaan tersebut telah dipendam dalam waktu lama hingga akhirnya berujung pada aksi pembunuhan berencana yang kini menyeret pelaku ke proses hukum.

Pelaku diketahui bernama Purwadi Wahyudi (40), yang merupakan menantu korban Aminah (56), warga Desa Sindon, Boyolali.

Setelah melakukan serangkaian penyelidikan, polisi berhasil mengungkap bahwa pelaku adalah suami dari putri pertama korban.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, Purwadi meracuni sate dengan racun tikus sebelum mengirimkannya kepada mertuanya.

Informasi ini disampaikan langsung oleh Kapolres Boyolali, AKBP Indra Maulana, dalam konferensi pers, Senin (8/6).

Menurut keterangan polisi, motif pembunuhan dipicu oleh rasa sakit hati yang telah lama dipendam oleh tersangka.

Purwadi merasa tidak pernah dianggap dan sering diperlakukan rendah oleh korban karena tidak memiliki pekerjaan tetap.

Perasaan tersebut terus menumpuk hingga akhirnya memunculkan niat untuk menghabisi nyawa mertuanya.

Polisi menilai tindakan tersebut telah direncanakan terlebih dahulu sebelum akhirnya dieksekusi.

Atas perbuatannya, Purwadi kini ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Ia dijerat Pasal 459 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2025 tentang KUHP dengan ancaman pidana mati, penjara seumur hidup, atau hukuman penjara paling lama 20 tahun.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.