TRIBUNJAMBI.COM - Aktivitas di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muara Enim, Sumatera Selatan, mendadak menjadi sorotan setelah tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan serangkaian penggeledahan pada Senin (8/6/2026).
Tim antirasuah terlihat mendatangi sejumlah kantor pemerintahan dan rumah dinas pejabat daerah sejak pagi hingga sore hari. Sejumlah ruangan strategis bahkan disegel dalam rangkaian kegiatan tersebut.
Berdasarkan pantauan di lapangan, petugas KPK yang mendapat pengawalan aparat kepolisian bergerak ke beberapa lokasi berbeda secara bersamaan.
Informasi yang dihimpun menyebutkan tim KPK dibagi menjadi dua kelompok untuk mempercepat proses penggeledahan dan pemeriksaan di sejumlah titik.
Baca juga: Berkedok Penyembuhan Mental, Pengasuh Ponpes di Tebo Diduga Asusila 7 Santriwati
Baca juga: Daftar Bansos Cair Juni 2026, PKH dan BPNT Tahap 2 Sudah Bisa Dicairkan Lewat KKS dan Kantor Pos
Rumah Dinas Pejabat hingga Kantor Bupati Jadi Sasaran
Salah satu lokasi yang didatangi tim KPK adalah rumah dinas Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Muara Enim.
Selain itu, penyidik juga melakukan penggeledahan di kompleks perkantoran pemerintah daerah, termasuk ruang kerja Bupati Muara Enim dan rumah dinas bupati.
Belum diketahui secara pasti dokumen maupun barang apa saja yang menjadi fokus pemeriksaan dalam kegiatan tersebut.
Namun, penyegelan yang dilakukan di sejumlah lokasi mengindikasikan adanya proses pendalaman terhadap dokumen dan barang yang berkaitan dengan perkara yang sedang ditangani.
Lima Ruangan di Dinas Pendidikan Disegel
Penggeledahan juga dilakukan di Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Muara Enim.
Di lokasi tersebut, tim KPK melakukan penyegelan terhadap lima ruangan yang dianggap berkaitan dengan proses penyelidikan.
Kelima ruangan tersebut meliputi Ruang Perencanaan, Ruang Sarana dan Prasarana, Ruang Sekretaris, Ruang Keuangan, serta Ruang Bidang Kebudayaan.
Proses pemeriksaan dan penyegelan berlangsung dengan pengamanan ketat dari aparat kepolisian.
Sejumlah pegawai terlihat berada di sekitar area kantor saat kegiatan berlangsung, sementara akses ke beberapa ruangan dibatasi selama proses penggeledahan.
KPK Belum Ungkap Perkara yang Ditangani
Rangkaian kegiatan KPK di Muara Enim berlangsung hingga sekitar pukul 16.00 WIB.
Meski demikian, hingga Senin malam, KPK belum memberikan keterangan resmi mengenai perkara yang menjadi dasar penggeledahan tersebut.
Lembaga antirasuah itu juga belum mengumumkan apakah ada pihak yang diamankan maupun dimintai keterangan dalam kegiatan tersebut.
Selain itu, belum ada informasi resmi terkait barang bukti, dokumen, atau aset yang disita selama proses penggeledahan berlangsung.
Pemkab Muara Enim Masih Bungkam
Di tengah perhatian publik terhadap aktivitas KPK tersebut, Pemerintah Kabupaten Muara Enim juga belum menyampaikan pernyataan resmi.
Sejumlah warga dan pegawai pemerintahan tampak memantau jalannya penggeledahan yang berlangsung di beberapa titik sepanjang hari.
Hingga kini, publik masih menunggu penjelasan resmi dari KPK mengenai perkara yang sedang ditangani, termasuk hasil penggeledahan dan kemungkinan adanya perkembangan hukum lanjutan dari operasi yang dilakukan di lingkungan Pemkab Muara Enim.