TRIBUNNEWS.COM – Shin Tae-yong resmi memulai era barunya bersama Persija Jakarta. Ia diperkenalkan oleh manajemen tim di Jakarta International Stadium (JIS), pada Senin (8/6/2026) siang WIB.
Tak lama setelah diperkenalkan sebagai pelatih kepala Macan Kemayoran, pelatih asal Korea Selatan itu memberi sinyal ingin kembali bekerja sama dengan sejumlah mantan anak asuhnya di Timnas Indonesia.
"Pasti ada niat saya untuk bawa pemain-pemain Timnas sebelumnya yang bersama saya juga," ujar Shin Tae-yong dalam konferensi pers perdananya.
"Tetapi kan kita harus lihat situasi masing-masing pemain seperti apa."
"Contohnya seperti kontrak mungkin sudah terkait sama tim-tim sekarang dan lain-lain juga," imbuhnya.
Pernyataan tersebut langsung memunculkan spekulasi mengenai sejumlah pemain Timnas Indonesia yang berpotensi mengikuti jejak STY ke Persija Jakarta.
Selain kualitas individu, para pemain ini juga sudah memahami filosofi permainan yang diterapkan sang pelatih selama menangani skuad Garuda.
Berikut enam nama yang berpotensi masuk radar Persija Jakarta:
Yakob Sayuri merupakan salah satu pemain favorit Shin Tae-yong karena fleksibilitasnya di lapangan. Pemain asal Papua itu mampu bermain sebagai winger, wing-back, hingga penyerang sayap.
Kecepatan, stamina, dan kemampuan menyerang dari sisi lapangan membuat Yakob sangat cocok dengan skema permainan intens yang selama ini identik dengan STY. Jika Persija membutuhkan tambahan daya gedor dari sektor sayap, Yakob bisa menjadi opsi yang menarik.
Yakob dan Shin Tae-yong memiliki kenangan manis bersama Timnas Indonesia yakni saat Piala Asia 2023.
Kala itu, Yakob Sayuri mencetak satu assist cantik untuk gol Marselino Ferdinan ke gawang Irak.
Proses gol tersebut juga sangat manis dimulai dari tiki-taka para pemain Timnas Indonesia.
Posisi penjaga gawang juga berpotensi mendapat perhatian dari Shin Tae-yong. Salah satu nama yang cukup dekat dengan sang pelatih adalah Muhammad Riyandi.
Kiper yang pernah menjadi bagian dari Timnas Indonesia di era STY tersebut memiliki pengalaman di level internasional dan sudah memahami tuntutan permainan dari pelatih asal Korea Selatan itu.
Muhamad Riyandi muncul sebagai opsi yang menarik karena status kontraknya bersama Persis Solo telah berakhir pada Mei 2026. Situasi Persis yang terdegradasi ke Championship juga bisa membuka peluang bagi sang kiper mencari tantangan baru.
Meski Persija masih memiliki Andritany Ardhiyasa dan Cyrus Margono, kehadiran Riyandi dapat menambah kedalaman skuad dan persaingan yang lebih kompetitif di bawah mistar gawang.
Nama Ivar Jenner hampir selalu muncul ketika membahas pemain yang cocok dengan filosofi Shin Tae-yong.
Gelandang muda tersebut memiliki kemampuan distribusi bola yang baik, kuat dalam duel, serta mampu mengatur tempo permainan.
Selain itu, Ivar Jenner juga menjadi salah satu pemain muda yang diorbitkan Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, sehingga akan paham betul bagaimana sang pelatih meramu strategi.
Ivar sendiri sebelumnya hanya dikontrak selama setengah musim bersama Dewa United, dan berniat kembali abroad setelah kontraknya habis.
Namun dalam sepak bola, semua bisa berubah dari rencana awal.
Ragnar Oratmangoen menjadi salah satu nama yang paling sering dikaitkan dengan Persija sejak kedatangan Shin Tae-yong.
Pengalaman bermain di Eropa, kecepatan, kemampuan dribel, serta fleksibilitas bermain di beberapa posisi membuat Ragnar sangat cocok dengan kebutuhan Persija. Ia bisa dimainkan sebagai winger, second striker, maupun penyerang bayangan.
Etos kerja Ragnar di Timnas Indonesia sangat disukai Shin Tae-yong kala itu.
Jika berhasil direkrut, Ragnar berpotensi menjadi salah satu transfer terbesar Persija musim ini.
Ramadhan Sananta merupakan salah satu striker yang pernah diasuuh Shin Tae-yong saat membela Timnas Indonesia.
Ia memiliki naluri gol yang tajam, agresif dalam pressing, serta berani berduel dengan bek lawan.
Sananta kini berstatus tanpa klub setelah kontraknya tak diperpanjang oleh klub Brunei Darussalam, DPMM FC.
Kondisi ini membuat Persija dengan mudah mendatangkan eks pemain Persis Solo tersebut di bursa transfer pemain nanti.
Jika berbicara soal "anak emas" Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, nama Marselino Ferdinan tentu sulit diabaikan.
Gelandang kreatif tersebut menjadi salah satu pemain yang paling dipercaya STY dalam berbagai ajang internasional. Kreativitas, visi bermain, dan kemampuan mencetak gol dari lini kedua membuat Marselino menjadi aset berharga bagi tim mana pun.
Selain itu, kontrak Marselino Ferdinan dengan Oxford United akan habis pada akhir Juni 20226 nanti.
Dengan begitu, kemungkinan Marselino reuni dengan Shin Tae-yong ke Persija terbuka.
Kini menarik ditunggu, siapa mantan anak asuh Shin Tae-yong yang benar-benar akan menyusul sang pelatih ke Jakarta pada bursa transfer Super League 2026/2027.
(Tribunnews.com/Hafidh Rizky Pratama)