Laporan Wartawan TribunPalu.com, Zulfadli
PALU, TRIBUNPALU.COM - Euforia menyambut pesta sepakbola Piala Dunia 2026 mulai terasa di Kota Palu, Sulawesi Tengah.
Itu terlihat dari peningkatan penjualan bendera negara-negara peserta Piala Dunia 2026.
Di antaranya berada di Polsek Mantikulore, Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore.
Pantauan TribunPalu.com, Senin (8/6/2026), puluhan bendera berbagai negara dipajang berjajar di lapak itu.
Bendera yang dijual antara lain bendera Jerman, Belanda, Argentina, Spanyol, Prancis, dan sejumlah negara peserta lainnya.
Baca juga: Jagokan Argentina di Piala Dunia 2026, Legislator Demokrat Donggala: Peluang Menang 95 Persen
Harga bendera yang ditawarkan bervariasi sesuai ukuran.
Untuk ukuran kecil dijual mulai Rp50 ribu, ukuran sedang Rp75 ribu, sedangkan ukuran terbesar dibanderol Rp100 ribu per lembar.
Pedagang bendera Adi mengatakan, dirinya telah berjualan bendera Piala Dunia selama sekitar sepekan terakhir.
Menurut Adi, minat masyarakat membeli bendera cukup baik sepekan terakhir.
"Alhamdulillah lumayan. Kalau lagi bagus pembeli, biasanya saya jual enam sampai delapan lembar bendera setiap hari. Tapi tidak tentu juga," ujarnya.
Adi menjelaskan, stok bendera yang dijualnya merupakan bendera negara-negara peserta Piala Dunia 2026.
Namun, sebagian jenis bendera masih dalam proses pengiriman dari Bandung, Jawa Barat.
"Untuk stok saya jual lengkap untuk negara peserta Piala Dunia, cuma belum semua yang datang karena barang kita ambil dari Bandung," jelas Adi.
Baca juga: PLN dan Pemprov Sulteng Kejar Target 100 Persen Desa Berlistrik Tahun 2029
Ia menyebut bendera Brasil dan Portugal menjadi dua jenis yang paling banyak dicari pembeli.
Bahkan, stok kedua bendera tersebut saat ini telah habis terjual.
"Kalau yang paling laku itu bendera Brasil sama Portugal. Ini saja stoknya sudah tidak ada sekarang saya jual," katanya.
Tidak hanya warga Kota Palu, pembeli bendera juga datang dari sejumlah daerah lain di Sulawesi Tengah.
Adi mengaku belum lama ini ada pembeli yang datang dari Kabupaten Morowali untuk membeli bendera negara peserta Piala Dunia.
"Pembeli juga tidak cuma dari Kota Palu. Di luar Palu juga ada, sampai Morowali juga ada yang beli kemarin," tuturnya.
Diketahui, turnamen Piala Dunia 2026 dijadwalkan mulai bergulir pada 12 Juni 2026 di Amerika Serikat.
Ajang empat tahunan tersebut diperkirakan kembali menyedot perhatian masyarakat di berbagai daerah, termasuk di Kota Palu. (*)