Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Sebanyak 13 pendaki yang sempat terjebak di kawasan Gunung Simalopu, Desa Liang, Kabupaten Maluku Tengah, berhasil dievakuasi tim SAR gabungan pada Senin (8/6/2026) dini hari.
Dari 13 pendaki tersebut, 10 orang diketahui berstatus mahasiswa, sementara tiga lainnya merupakan warga umum.
Berdasarkan data yang dihimpun Kantor SAR Ambon, para pendaki yang dievakuasi yakni:
1. Erwin Tanamal (22) – Mahasiswa
2. Imanuel Pelu (21) – Mahasiswa
3. Axl Yudha (22) – Mahasiswa
4. Nova Linukru (22) – Mahasiswa
5. Elga Leatemia (27)
6. Rifaath Thatawi Hanubun (23) – Mahasiswa
7. Wulan (22) – Mahasiswa
8. Serlin Leatemia (25) – Mahasiswa
9. Azel Ali Bugis (21) – Mahasiswa
10. Aditya Prasetyo (21) – Mahasiswa
11. Farhan Kelian (23) – Mahasiswa
12. Hilda Nunumete (22)
13. Zadrak Uniwali (22)
Baca juga: Danau Sole Masuk Nominasi API Awards 2026, Ini Tahapan Seleksi yang Harus Dilalui
Baca juga: Serah Terima Hibah Tanah Pelabuhan Feri Paa-Olong, Bupati Yakin Bawa Perubahan Besar
Kepala Seksi Operasi (Kasiops) Basarnas Ambon, Andry Azwan Henaulu, menjelaskan rombongan tersebut melakukan pendakian ke Gunung Simalopu pada 6 Juni 2026 sekitar pukul 12.00 WIT.
Namun saat perjalanan turun pada Minggu (7/6/2026), beberapa anggota rombongan mengalami gangguan kesehatan di kawasan Puncak Ewang sehingga tidak dapat melanjutkan perjalanan.
Laporan kondisi darurat itu diterima Kantor SAR Ambon sekitar pukul 22.45 WIT dari seorang warga bernama Aksel yang meminta bantuan evakuasi.
Tim SAR kemudian bergerak menuju Desa Liang dan tiba di lokasi sekitar pukul 23.58 WIT sebelum melaksanakan operasi penyelamatan bersama masyarakat setempat.
Dalam operasi tersebut, tim SAR gabungan membagi personel ke dalam tiga Search and Rescue Unit (SRU).
Pada pukul 01.53 WIT, delapan pendaki berhasil ditemukan. Salah satu di antaranya mengalami hipotermia dan langsung mendapatkan penanganan medis pertama.
Tak lama berselang, lima pendaki lainnya ditemukan sekitar pukul 02.08 WIT.
Dari kelompok ini, dua orang mengalami sesak napas dan cedera pergelangan kaki.
Setelah mendapatkan pertolongan pertama, seluruh pendaki dievakuasi turun gunung.
Sekitar pukul 03.30 WIT, seluruh korban berhasil tiba di Pos 1 dalam keadaan selamat. Tiga pendaki yang mengalami gangguan kesehatan kemudian dirujuk ke RSUD Tulehu untuk mendapatkan perawatan lanjutan.
"Alhamdulillah setelah dilaporkan dan dilaksanakan Operasi SAR, seluruh korban berhasil ditemukan dan dievakuasi dalam keadaan selamat," kata Azwan.
Operasi SAR melibatkan Basarnas Ambon, masyarakat Desa Liang, serta tenaga medis dari RSUD Tulehu.
Dengan ditemukannya seluruh korban, operasi SAR resmi dinyatakan selesai dan ditutup.(*)