Gempa Magnitudo 5,5 Guncang Sangihe Sulut Senin Malam, BMKG Imbau Warga Tetap Waspada
Frandi Piring June 08, 2026 08:22 PM

 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Gempa bumi magnitudo 5,5 mengguncang wilayah Kepulauan Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) pada Senin, 8 Juni 2026 malam, pukul 18.22 WIB.

Berdasarkan informasi yang dihimpun TribunManado.co.id, guncangan gempa tidak berpotensi tsunami.

Lokasi gempa berada di laut dengan titik koordinat 5,5 LU - 125,21 BT, 210 km dari arah Barat Laut Sangihe.

Kedalaman gempa 10 km dari permukaan laut.

BMKG mengimbau agar warga tetap hati-hati terhadap gempa bumi susulan yang mungkin terjadi. 

Kepala Stasiun Meteorologi Kelas III Naha Kabupaten Kepulauan Sangihe, Astrid Yesica Lasut mengingatkan, masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpancing informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

"Masyarakat diharapkan tetap tenang dan mengikuti informasi resmi yang dikeluarkan BMKG maupun pemerintah daerah," ujarnya saat diwawancarai tim TribunManado.co.id, Senin malam.

Astrid menyebut, potensi gempa susulan masih mungkin terjadi sehingga masyarakat diminta untuk selalu waspada.

"Potensi gempa bumi susulan masih ada. Kami terus melakukan monitoring dan pemantauan untuk mengetahui perkembangan aktivitas kegempaan, termasuk apakah gempa susulan yang terjadi nantinya berpotensi tsunami atau tidak," jelas Astrid.

Sebelumnya pada Senin pagi, gempa magnitudo 7,7 dirasakan di Sangihe hingga Kota Manado, Sulawesi Utara.

Baca juga: Daftar 69 Pemilik Rumah hingga Nama Gereja di Kecamatan Marore Sangihe yang Kena Dampak Gempa M 7,7

Guncangan gempa mengakibatkan puluhan rumah warga, rumah ibadah dan fasilitas umum di beberapa wilayah kecamatan Kabupaten Sangihe, mengalami kerusakan.

Pemkab Sangihe pun langsung mengambil langkah cepat terkait pendataan masyarakat yang terdampak serta total jumlah kerusakan fisik pada bangunan. 

Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari mengatakan pemerintah daerah bergerak cepat melakukan pendataan dan penanganan terhadap masyarakat yang terdampak gempa.

"Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe bersama BPBD, TNI, Polri, dan seluruh instansi terkait terus melakukan pendataan di lapangan untuk memastikan kondisi masyarakat serta tingkat kerusakan yang terjadi. Prioritas kami adalah keselamatan warga dan percepatan penanganan terhadap lokasi-lokasi yang terdampak," ujar Michael.

Ia juga memastikan bahwa pemerintah daerah akan menyalurkan bantuan kepada warga yang terdampak setelah proses verifikasi data selesai dilakukan.

"Kami meminta masyarakat tetap tenang namun waspada terhadap kemungkinan gempa susulan. Pemerintah akan terus memantau perkembangan situasi dan memastikan kebutuhan masyarakat yang terdampak dapat terpenuhi," tambahnya. (Fra/Edu)

Baca juga: Daftar 8 Kampung di Sangihe yang Kena Dampak Gempa Magnitudo 7.7, Gereja hingga Puluhan Rumah Rusak

Baca juga: Sehari 2 Peristiwa Kebakaran di Kota Manado, Kompor dan Gempa Diduga jadi Penyebab

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.