Bareskrim Mabes Polri Gerebek Gudang Diduga Tempat Penimbunan BBM Ilegal di Ajung Jember
Sudarma Adi June 08, 2026 09:14 PM

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sri Wahyunik

TRIBUNJATIM.COM, JEMBER – Jagat publik di Kabupaten Jember dihebohkan dengan kabar penindakan tegas yang dilakukan oleh jajaran Bareskrim Mabes Polri.

Korps bhayangkara pusat tersebut dilaporkan berhasil mengendus dan menggerebek sebuah gudang yang diduga kuat menjadi lokasi penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) ilegal di kawasan Kecamatan Ajung, Jember.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, tim khusus dari Mabes Polri mendatangi gudang terpencil yang terletak di Desa Pancakarya, Kecamatan Ajung, pada Kamis (4/6/2026) malam.

Pasca-penggerebekan, gerbang hitam tinggi yang menjadi akses utama gudang langsung dipasangi garis polisi sejak Jumat (5/6/2026) hingga Sabtu (6/6/2026). Namun, memasuki Senin (8/6/2026), garis kuning tersebut terpantau sudah dicopot dan tidak terlihat adanya aktivitas menonjol di dalam area gudang yang tertutup rapat itu.

Baca juga: Pencari Kayu Bakar Temukan Kerangka Manusia di Perbukitan Kalisat Jember, Jasad Bawa Identitas SIM C

Dikira Warga Hanya Gudang Rental 'Sound System'

Lokasi gudang terbilang cukup tersembunyi karena harus melewati sebuah gang sempit yang mepet di sisi utara Lapangan Pancakarya dan bersebelahan langsung dengan lahan milik PTPN I. Warga sekitar pun mengaku terkejut dengan adanya penggerebekan malam-malam tersebut.

Bagi masyarakat setempat, gudang luas itu selama ini dikenal sebagai tempat penyimpanan alat-alat sound system. Pemilik CV yang menyewa tempat tersebut dikenal memiliki gurita bisnis di desa setempat, mulai dari toko roti, diler motor, hingga persewaan mobil.

"Infonya sampai malam ada ramai-ramai begitu saja yang diketahui warga. Kalau main gas atau BBM, sepengetahuan saya tidak. Atau saya yang tidak tahu," ujar salah seorang warga desa yang enggan disebutkan identitasnya, Senin (8/6/2026). Selain menyegel lokasi, Bareskrim dikabarkan turut mengamankan sejumlah orang dari tempat kejadian perkara (TKP).

Pj Kepala Desa Ikut Diinterogasi Mabes Polri

Aksi senyap tim Bareskrim Polri ini juga menyasar otoritas desa setempat. Penjabat (Pj) Kepala Desa Pancakarya, Murkai, mengaku sempat diinterogasi mendadak oleh petugas yang mengaku dari Mabes Polri pada Sabtu kemarin saat dirinya menghadiri acara pernikahan warga.

Baca juga: Suasana di Jember Mendadak Mencekam saat Malam Hari, Rumah di Jombang Terbakar, Lansia Tewas

"Saya dapat telepon disuruh ke balai desa. Ternyata ada orang yang mengaku dari Mabes Polri. Saya ditanya apakah tahu tentang aktivitas gudang itu," kata Murkai.

Murkai menegaskan kepada penyidik bahwa dirinya sama sekali buta terkait aktivitas di dalam gudang. "Saya jawab tidak tahu, karena saya memang baru empat bulan menjabat sebagai Pj Kades dan ke daerah sana hanya sekali untuk menyalurkan bantuan sosial," imbuhnya.

Polda Jatim Buka Suara, Truk Tangki 16.000 Liter Disita

Misteri penggerebekan ini mulai beralih ke titik terang setelah Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) memberikan statmen resmi. Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast, membenarkan bahwa operasi penegakan hukum terhadap kasus dugaan penimbunan BBM ilegal di Jember merupakan operasi mandiri dari Bareskrim Polri.

"Karena penanganan perkara berada pada kewenangan penyidik Bareskrim Polri, maka Polda Jawa Timur tidak dalam posisi untuk menyampaikan substansi maupun perkembangan penyidikan," terang Kombes Pol Jules dalam keterangan tertulisnya, Senin (8/6/2026).

Jules memastikan pihak Mabes Polri akan merilis hasil penyidikan, status hukum para pelaku, hingga total barang bukti pada waktu yang tepat. Kendati demikian, ia menegaskan Polda Jatim mendukung penuh babat habis mafia BBM yang merugikan negara.

Sebagai indikator keseriusan penanganan kasus, saat ini sebuah truk tangki besar berwarna biru dengan tulisan "Solar Industri" berkapasitas 16.000 liter diparkir di halaman Satlantas Polres Jember. Truk raksasa ini diduga kuat menjadi barang bukti utama yang disita petugas dalam pusaran bisnis gelap BBM ilegal di Bumi Tembakau tersebut.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.