Dua Mahasiswa Matematika Unsoed Raih Medali Perak pada MaG-Day ITB 2026
abduh imanulhaq June 08, 2026 08:55 PM

TRIBUNJATENG.COM, BANDUNG - Dua mahasiswa Program Studi S1 Matematika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Naufal Ar-Ridho Nugroho angkatan 2024, dan M. Alfin Kamal angkatan 2023, berhasil meraih medali perak dalam ajang Mathematical Analysis and Geometry Day (MaG-Day) 2026 yang diselenggarakan oleh Institut Teknologi Bandung (ITB).

MaG-Day merupakan kompetisi matematika tingkat nasional yang mempertemukan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia untuk menguji kemampuan dalam bidang analisis matematika dan geometri.

Pada kompetisi tahun ini, Unsoed mengirimkan delapan tim yang terdiri atas 16 mahasiswa. Dari jumlah tersebut, empat tim berhasil melaju ke tahap kedua kompetisi.

Prestasi membanggakan diraih Naufal dan Alfin yang berhasil menembus klasemen peraih medali perak kategori individu. Keduanya masuk dalam peringkat 16 hingga 45 terbaik dari sekitar 260 peserta yang mengikuti tahap kedua kompetisi.

Keikutsertaan dalam MaG-Day berangkat dari keinginan keduanya untuk mengembangkan kemampuan akademik sekaligus memperoleh pengalaman baru yang sejalan dengan minat mereka di bidang kalkulus dan analisis matematika.

Berbagai persiapan dilakukan secara intensif melalui latihan soal rutin serta pendampingan dosen.

Naufal mengungkapkan bahwa persiapannya telah dimulai sejak awal masa perkuliahan.

“Persiapan dilakukan saat saya awal semester 1. Saya mencoba serius belajar kalkulus dengan mencatat materi dari buku-buku kalkulus dan sering berlatih soal. Selain itu, saya juga sengaja mengambil mata kuliah Analisis Riil 1 di semester 3 sebagai persiapan mengikuti berbagai kompetisi,” ujarnya.

Menurut Naufal dan Alfin, tantangan utama kompetisi terletak pada kedalaman materi yang diujikan.

Peserta tidak hanya dituntut memahami konsep kalkulus dan analisis riil secara mendalam, tetapi juga mampu menyelesaikan soal-soal fungsi kompleks dengan argumentasi matematis yang kuat.

Pada tahap kedua, peserta menghadapi soal berbentuk uraian yang menuntut ketepatan solusi sekaligus kualitas penulisan pembuktian.

“Soal-soalnya menantang pemahaman konsep mendasar dan memberikan pengalaman yang sangat menarik,” kata Alfin.

Keberhasilan meraih medali perak menjadi momen berharga bagi keduanya.

Selain menjadi pencapaian akademik, prestasi tersebut juga menjadi kontribusi nyata bagi Program Studi Matematika dan Universitas Jenderal Soedirman di tingkat nasional.

“Rasa senang, bangga, dan terharu bercampur menjadi satu ketika mendapatkan prestasi kali ini. Fun fact, ini adalah prestasi pertama dalam hidup saya. Saya sangat bersyukur bisa memperoleh prestasi di ajang MaG-Day 2026,” ungkap Naufal.

Melalui capaian ini, Naufal dan Alfin berharap semakin banyak mahasiswa yang termotivasi untuk mengembangkan potensi akademik dan berani berkompetisi di tingkat nasional.

Mereka juga berharap dukungan institusi terhadap pengembangan prestasi mahasiswa dapat terus ditingkatkan.(***)
  

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.