Daftar Lengkap Rumah dan Fasilitas Umum yang Rusak Akibat Gempa M 7,7 di Sangihe, Talaud dan Minut
Chintya Rantung June 08, 2026 09:22 PM

 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Dampak gempa bumi magnitudo 7,7 yang berpusat di wilayah barat laut Pulau Karatung, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, menyebabkan gelombang tsunami terdeteksi di sejumlah daerah pesisir Sulawesi Utara, Senin (8/6/2026).

Berdasarkan data yang dihimpun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Utara, ketinggian gelombang tsunami bervariasi di beberapa titik pengamatan.

Gelombang tertinggi tercatat di Talengen, Kabupaten Kepulauan Sitaro, dengan ketinggian mencapai 0,75 meter pada pukul 09.20 WITA.

Sementara di Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud, gelombang tsunami terdeteksi setinggi 0,32 meter pada pukul 08.27 WITA.

Di Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, ketinggian gelombang mencapai 0,30 meter pada pukul 07.58 WITA, sedangkan di Kota Bitung tercatat 0,29 meter pada pukul 08.51 WITA.

Sitaro, tinggi gelombang tercatat 0,18 meter pada pukul 08.27 WITA.

Kepala BPBD Sulawesi Utara Adolf Tamengkel, mengatakan pihaknya terus melakukan pendataan terhadap dampak yang ditimbulkan akibat gempa bumi dan tsunami tersebut.

"Hingga saat ini data yang kami terima masih bersifat sementara dan terus diperbarui. Tim di lapangan masih melakukan asesmen dan pendataan di wilayah terdampak," kata Adolf Tamengkel.

Selain tsunami, gempa juga mengakibatkan kerusakan infrastruktur di sejumlah wilayah kepulauan.

Di Kabupaten Kepulauan Sangihe, kerusakan tercatat paling banyak dengan total 34 unit rumah warga mengalami kerusakan.

Kerusakan juga terjadi pada dua gedung gereja, satu masjid, satu sekolah, dan satu rumah dinas.

Wilayah yang terdampak antara lain Kampung Kawio, Matutuang, Marore, Bira, Batu Wingkung, Tambung, Santiago, Kolongan Beha hingga Kecamatan Kendahe.

Sementara itu, di Kabupaten Kepulauan Talaud tercatat 11 unit rumah warga mengalami kerusakan.

Selain rumah warga, satu unit rumah sakit di Desa Mala, Kecamatan Melonguane, serta satu gudang Pelabuhan Perintis di Kecamatan Essang turut mengalami dampak.

Di Kabupaten Minahasa Utara, satu unit gedung sekolah di Desa Maliambao, Kecamatan Likupang Barat, juga dilaporkan mengalami kerusakan.

Secara keseluruhan, jumlah kerusakan infrastruktur yang tercatat hingga saat ini mencapai 45 unit rumah warga, dua gedung gereja, satu masjid, dua sekolah, satu rumah dinas, satu rumah sakit, serta satu gudang Pelabuhan Perintis.

BPBD Sulawesi Utara juga mencatat sebanyak 1.160 warga terpaksa mengungsi.

Rinciannya, 480 jiwa berasal dari Kampung Kawio dan 680 jiwa dari Kampung Marore, Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Adolf Tamengkel mengatakan hingga kini pihaknya masih menunggu laporan lengkap dari pemerintah kabupaten dan kota terkait kemungkinan adanya korban jiwa.

"Data korban jiwa masih dalam proses pendataan oleh pemerintah daerah setempat. Kami terus berkoordinasi dengan seluruh BPBD kabupaten/kota untuk memastikan kondisi terkini di lapangan," ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat tetap tenang namun waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan.

"Masyarakat diharapkan tetap mengikuti arahan pemerintah dan petugas di lapangan serta tidak mudah percaya pada informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya," katanya.

Berikut Datanya:

Korban Jiwa

Data korban jiwa masih dalam proses pendataan oleh pemerintah kabupaten/kota yang terdampak gempa bumi.

Kerusakan Infrastruktur (Data Sementara)

1. Kabupaten Kepulauan Sangihe

Kecamatan Marore

Kampung Kawio
11 unit rumah warga.
1 unit gedung gereja.
Jumlah pengungsi: 480 jiwa.

Kampung Matutuang
1 unit rumah dinas.
1 unit sekolah.
1 unit gedung gereja.
1 unit rumah warga.
1 unit masjid.

Kampung Marore
9 unit rumah warga.
Jumlah pengungsi: 680 jiwa.

Kecamatan Tabukan Tengah
Kampung Bira
1 unit rumah warga.

Kecamatan Tabukan Selatan
Kampung Batu Wingkung
1 unit rumah warga.
Kecamatan Tabukan Selatan Tengah

Kampung Tambung

1 unit rumah warga

Kecamatan Tahuna
Kelurahan Santiago
1 unit rumah warga

Kecamatan Tahuna Barat
Kelurahan Kolongan Beha
2 unit rumah warga

Kecamatan Kendahe
7 unit rumah warga

Total Kerusakan Kabupaten Kepulauan Sangihe

Rumah warga: 34 unit

Gedung gereja: 2 unit

Masjid: 1 unit

Sekolah: 1 unit

Rumah dinas: 1 unit.

2. Kabupaten Kepulauan Talaud

Kecamatan Rainis
Desa Rainis
1 unit rumah warga.
Desa Alo
1 unit rumah warga.
Desa Nunu
1 unit rumah warga.

Kecamatan Essang
Desa Maririk
6 unit rumah warga.
Desa Essang
1 unit gudang Pelabuhan Perintis.

Kecamatan Beo Utara
Desa Awit
1 unit rumah warga.

Kecamatan Beo
Desa Bengel
1 unit rumah warga.

Kecamatan Melonguane
Desa Mala
1 unit rumah sakit.

Total Kerusakan Kabupaten Kepulauan Talaud

Rumah warga: 11 unit.
Rumah sakit: 1 unit.
Gudang Pelabuhan Perintis: 1 unit.

3. Kabupaten Minahasa Utara

Kecamatan Likupang Barat
Desa Maliambao
1 unit gedung sekolah.

Rekapitulasi Kerusakan Infrastruktur di Sulawesi Utara

Berdasarkan data sementara dari Kabupaten Kepulauan Sangihe, Kabupaten Kepulauan Talaud, dan Kabupaten Minahasa Utara, total kerusakan yang tercatat meliputi:

45 unit rumah warga.
2 unit gedung gereja.
1 unit masjid.
2 unit sekolah.
1 unit rumah dinas.
1 unit rumah sakit.
1 unit gudang Pelabuhan Perintis.

Total warga mengungsi: 1.160 jiwa.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.