Kepala BGN Nanik Tak Kuasa Menahan Tangis di Depan Prabowo Usai Dilantik
Kiki Novilia June 09, 2026 12:19 AM

Tribunlampung.co.id, Jakarta - Nanik S Deyang tak kuasa menahan tangis di depan Presiden Prabowo Subianto setelah dilantik menjadi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) di Istana Kepresidenan pada hari ini, Senin (8/6/2026).

Baca juga: Nanik Menangis Usai Dilantik Jadi Kepala BGN, Janji Jujur Kelola Program MBG

Sebagai informasi, Nanik menjadi Kepala BGN menggantikan Dadan Hindayana yang kini terjerat kasus dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) periode 2025-2026.

Adapun Dadan ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut pada Rabu (3/6/2026) lalu.

Setelahnya, Prabowo langsung menunjuk Nanik yang saat itu menjadi Wakil Ketua BGN untuk menggantikan Dadan sebagai Kepala BGN.

Pengangkatan Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN ini berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) RI Nomor 18/M Tahun 2026, tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala dan Wakil BGN, serta Pemberhentian Wakil Kepala Badan Pengawasan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan.

Tak sendiri, Nanik dilantik bersama dua Wakil Kepala BGN, yakni Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono. Ia pun sampai menangis setelah pelantikan tersebut. 

Nanik memastikan pengelolaan MBG akan diawasi ketat oleh Arumsari, Wakil Ketua BGN yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

"Di sini saya ditemani Ibu Arumsari yang sehari-hari akan memelototi saya dalam hal keuangan dengan teliti, dengan benar. Saya tidak akan mengambil keputusan apapun berkait pengeluaran duit bila Bu Sari tidak oke," tegasnya, dikutip Tribunews dari YouTube Kompas TV.

Arumsari sebelumnya mendampingi Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh, yang ditunjuk oleh Presiden Prabowo pada 19 Februari 2025.

Selain Arumsari, Nanik mengatakan bahwa Trenggono juga akan membantunya dalam mengurus dapur-dapur MBG, terutama yang berada di wilayah yang belum terjangkau pembangunan.

"Di samping saya ada Pak Trenggono yang dia juga akan melindungi saya ikut nanti menggarap dapur-dapur di 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) dan juga kawasan-kawasan yang belum teritorial, belum terbangun," paparnya.

Trenggono sendiri merupakan seorang perwira tinggi TNI Angkatan Darat yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara. 

Kala itu, dia aktif mengawal sejumlah program nasional, termasuk Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih.

Janji Bakal Jujur

Setelah resmi dilantik itu, Nanik juga menegaskan komitmennya untuk bekerja dengan benar dan jujur sebagai Kepala BGN.

"Terima kasih, tentu ini satu amanah yang harus kita jalankan dengan baik, benar, tulus, ikhlas, dan jujur, karena ini program yang sangat bagus sekali, kita bertanggung jawab untuk bisa mencerdaskan anak-anak bangsa sekaligus bisa untuk menggerakan ekonomi bawah," ungkapnya.

Sebagai langkah pertama, Nanik mengatakan dirinya akan fokus pada efisiensi anggaran MBG agar tidak membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) saat ini.

"Tetapi dengan tidak mengubah target dari yang kita berikan gizi. Efisiensi ini kami lakukan yang pertama melalui moratorium," ucap dia. 

"Moratorium ini bukan titik baru, tetapi juga dapur-dapur baru. Per hari ini jumlahnya titik dapur yang operasional berdasarkan virtual account itu 27.877, nah kita hentikan dulu di situ, kita akan tata," jelasnya.

Di akhir pernyataan, Nanik meminta agar publik memberikan dukungan kepadanya dan dua Wakil Kepala BGN lainnya yang baru dilantik dalam menjalankan tugas.

"Pokoknya dukung aku ya sama Bu Arum dan Pak Trenggono," ucapnya. 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.