Luis de la Fuente dengan tegas membela Gavi setelah pemain muda Barcelona itu mendapat kritik akibat tekel keras terhadap rekan setimnya, Rodri, dalam sesi latihan tim nasional Spanyol. Meski insiden tersebut sempat menimbulkan kekhawatiran cedera bagi gelandang bertahan Manchester City itu, sang pelatih menegaskan bahwa ia tidak ingin Gavi mengubah gaya bermain agresifnya.
De la Fuente menepis kontroversi di lapangan latihan
Pelatih kepala La Roja itu dengan cepat meredam kritik terhadap Gavi setelah rekaman tekel kerasnya terhadap Rodri menjadi viral. Dalam insiden tersebut, gelandang Barcelona itu tampak menginjak kaki pemain Manchester City, membuat sang gelandang senior terlihat kesakitan dan menimbulkan kekhawatiran akan cedera menjelang turnamen besar yang akan datang.
Meski insiden tersebut memicu perdebatan di media sosial, De la Fuente menegaskan bahwa intensitas semacam itu justru menjadi hal yang ia harapkan dari para pemainnya. Dalam konferensi pers pada hari Minggu, sang pelatih menolak anggapan adanya ketegangan di dalam skuad maupun tindakan ceroboh dari pemain berusia 21 tahun tersebut.
Dukungan penuh untuk gaya bermain agresif Gavi
Pelatih La Roja itu menegaskan bahwa ia menghargai semangat kompetitif yang dibawa Gavi ke dalam tim, baik saat pertandingan maupun latihan. Menanggapi insiden tersebut secara langsung, De la Fuente mengatakan: “Ini sepak bola; ini latihan. Para pemain memberikan segalanya, dan tidak ada yang perlu meminta maaf. Semuanya baik-baik saja. Gavi punya energi dan dorongan. Dia harus tahu cara mengatur diri, tapi saya ingin Gavi yang seperti ini.”
Dengan menolak untuk meminta permintaan maaf, sang pelatih memberikan pesan jelas bahwa intensitas tinggi di kamp latihan tim nasional Spanyol tidak akan dikompromikan. Rodri pun dapat melanjutkan sesi latihan setelah rasa sakitnya mereda, memperkuat alasan De la Fuente untuk menganggap insiden tersebut sebagai bagian normal dari persiapan di level tertinggi.
Dukungan ruang ganti dan semangat kompetitif yang menular
Suasana di ruang ganti tim juga mencerminkan pandangan sang pelatih, dengan para pemain menghargai semangat juang yang dibawa Gavi. Winger Crystal Palace, Yeremy Pino, dengan nada bercanda menanggapi drama di lapangan latihan ketika ditanya tentang kontribusi pemain muda Barcelona itu terhadap dinamika tim.
“Banyak tendangan! Tidak, hanya bercanda,” ujar Pino sambil tertawa. “[Dia membawa] semangat juang, kebersamaan, dan keceriaan. Energinya menular. Dia sangat penting bagi kami.”
Rotasi skuad menjelang laga pembuka Piala Dunia
Di luar kontroversi Gavi, De la Fuente juga membahas rencana taktisnya untuk laga uji coba berikutnya melawan Peru. Setelah pertandingan terakhir melawan Irak, sang pelatih berencana melakukan rotasi agar seluruh pemain mendapatkan waktu bermain menjelang Piala Dunia 2026. Ia menegaskan bahwa para penggemar akan melihat susunan pemain yang berbeda pada laga berikutnya.
“Idenya adalah memberikan lebih banyak waktu bermain kepada mereka yang belum tampil saat melawan Irak,” ujarnya. “Saya sudah punya gambaran tim, tetapi pasti akan ada perubahan. Saya sudah punya rencana untuk memulai Piala Dunia jika tidak ada keadaan tak terduga. Sepak bola selalu bisa memberi kejutan, tapi saya tidak akan mengungkapkan susunan pemain untuk hari Rabu.”
Tim nasional Spanyol berada di Grup H Piala Dunia bersama Tanjung Verde, Arab Saudi, dan Uruguay.