TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Aksi diduga pembegalan terjadi di kawasan Renon, Denpasar Timur, Denpasar, Bali, Senin, (8/6) sekitar pukul 03.40 Wita.
Korbannya merupakan seorang pemuda berinisial YAH (24) asal Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Pasca dikeroyok hingga korban mengalami luka serius, sepeda motornya dibawa kabur oleh pelaku.
Peristiwa kekerasan yang sempat viral di media sosial ini terjadi di Jalan Cok Agung Tresna Nomor 126, tepatnya di depan Ayam Goreng Saudi, Renon, Denpasar Timur.
Baca juga: YAH Jadi Korban Begal di Renon Denpasar Bali, Modus Pura-pura Minta Tolong
Saat itu, korban baru saja pulang bermain biliar di Jalan Tukad Batanghari sekitar pukul 03.00 Wita. Korban saat itu membonceng sepeda motor Honda GL warna hitam milik rekannya berinisial U. Di tengah jalan, mereka dipepet oleh dua orang yang mengendarai Honda Vario CW.
Pelaku menggunakan modus pura-pura meminta pertolongan dengan dalih "sesama orang timur", pelaku berhasil memancing korban untuk menghentikan kendaraannya.
Namun, begitu korban berhenti, salah satu pelaku langsung menyerang dengan menarik kerah baju korban.
Meski sempat mencoba menghindar dan memberikan perlawanan, korban akhirnya tumbang setelah menerima serangan bertubi-tubi.
Baca juga: Seorang Pemuda Jatuh di Selokan Banjar Peh Jembrana hingga Patah Tulang, Disebut Pelaku Begal Paha
"Korban sempat melawan, namun akhirnya terjatuh. Saat jatuh itulah kedua pelaku langsung memukul dan menendang tubuh korban, termasuk bagian rusuknya. Tak lama kemudian, teman-teman pelaku yang lain juga datang dan ikut mengejar korban serta temannya," papar Iptu Gede Adi.
Setelah korban tidak berdaya akibat dihujani pukulan dan tendangan, komplotan begal ini langsung menguasai dan membawa kabur sepeda motor Honda GL tahun 2011 tersebut ke arah Jalan Moh Yamin menuju selatan.
Akibat kejadian ini, selain menderita luka-luka di bagian wajah dan rusuk, korban juga mengalami kerugian materiil sebesar Rp17.000.000.
Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu Gede Adi Saputra Jaya, menegaskan bahwa selain fokus memburu para pelaku, pihak kepolisian juga memberikan atensi terhadap kondisi korban yang mengalami trauma fisik akibat penganiayaan berat di tempat kejadian perkara (TKP).
"Korban YAH mengalami luka fisik yang cukup serius akibat kekerasan di TKP. Mata kanan korban mengalami luka lecet dan bengkak akibat pukulan," jelas Kasi Humas, Selasa (9/6).
"Selain itu, rusuk sebelah kiri korban juga bengkak parah karena ditendang oleh para pelaku, serta terdapat luka lecet pada siku tangan kanannya," imbuhnya.
Saat ini, Polsek Denpasar Timur bersama jajaran Polresta Denpasar terus melakukan penyelidikan intensif dan mengumpulkan bukti-bukti di lapangan guna menyeret komplotan pelaku begal sadis ini ke ranah hukum. (*)