- Dilaporkan Rusia mengirim bantuan militer dalam jumlah besar ke Iran di tengah kesepakatan gencatan senjata yang masih rapuh.
Tak tanggung-tanggung, Rusia disebut mengirim 327 rudal berpemandu ke Iran.
Ratusan rudal tersebut diklaim siap digunakan untuk menghadapi potensi konflik dengan Amerika Serikat dan Israel.
Laporan-laporan itu beredar di media sosial Barat dan Rusia.
Dalam laporan tersebut, Rusia diklaim memasok 327 rudal berpemandu yang diluncurkan dari udara.
Paket persenjataan itu diduga mencakup 123 rudal udara-ke-udara jarak pendek R-73 dan 42 rudal udara-ke-udara jarak menengah R-77.
Selain itu, terdapat 120 rudal udara-ke-permukaan Kh-38 serta 42 rudal dari keluarga Kh-31, termasuk varian anti-radiasi dan anti-kapal.
Senjata-senjata tersebut dapat dibawa oleh pesawat tempur Su-35S.
Dalam sejumlah dokumen yang bocor, Iran dilaporkan muncul dengan kode K10.
Adapun K10 merupakan kode yang secara tradisional digunakan oleh Kementerian Pertahanan Rusia ketika merujuk pada mitranya di Teheran.
Dokumen-dokumen tersebut menunjukkan bahwa pengiriman senjata ke Iran diperkirakan akan selesai pada 2027.
(*)
# Amerika Serikat # israel # iran # rusia # moskow