BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Warga di kawasan Guntung Manggis, Kecamatan Landasanulin, Kota Banjarbaru, dikagetkan dengan temuan mayat seorang perempuan paruh baya di dalam rumah pada Selasa (9/6/2026) malam.
Perempuan itu ditemukan sudah dalam kondisi tidak bernyawa di rumahnya di kawasan RT 13 RW 02, Kelurahan Guntungmanggis, Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru.
Belakangan, warga yang meninggal dalam rumah itu diketahui bernama Mariam berusia sekitar 56 yang merupakan warga setempat.
Ketua RT setempat, Sugiono, mengatakan temuan mayat ini berawal dari kecurigaan keluarga karena Maryam sudah sekitar tiga hari tidak keluar rumah.
Baca juga: Dugaan Kekerasan Anak oleh Ibu Kandung di Banjarbaru, Nur Lihat Luka Bakar di Tubuh Keponakan
Kecurigaan juga ditambah lampu rumah yang ditinggali Maryam selalu menyala selama dua hari.
Mendapat aduan dari keluarga, ia bersama warga setempat kemudian mendobrak pintu rumah yang dalam keadaan terkunci dari dalam.
Setelah berhasil membuka pintu, Maryam ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia sendirian di dalam kamar mandi.
Ketua RT juga menyebut berdasarkan penuturan tetangga sekitar, korban diketahui sempat mengeluhkan sakit diare sebelum tidak keluar rumah beberapa hari.
Kapolsek Lianganggang, Kompol Heru Setiawan, mengatakan Maryam diduga meninggal karena sakit.
Dugaan itu diperkuat dari obat-obatan yang ditemukan Tim Inafis di dalam rumahnya.
"Keterangan saksi di belakang rumah korban. Yang bersangkutan memang sedang menderita sakit diare. Jadi hasil analisis awal kami korban meninggal dunia dikarenakan sakit," katanya.
Pada pemeriksaan di lokasi kejadian sementara, petugas kepolisian tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh Maryam.
Baca juga: Dua Mobil Rusak Parah dalam Kecelakaan di Caraka Banjarbaru, 4 Korban Dievakuasi ke Rumah Sakit
Saat ditemukan, kondisi tubuhnya sudah dalam keadaan membengkak. Kepolsian menduga Maryam telah meninggal dunia sekitar tiga hari sebelum ditemukan.
"Untuk tanda kekerasan hasil olah TKP tidak ada. Namun, untuk mendalami lebih lanjut, jasad korban sudah dibawa ke RSD Idaman Kota Banjarbaru untuk dilakukan visum," pungkasnya. (Banjarmasinpost.co.id/Rizki Fadillah)