Imbas Harga BBM Pertamax Naik, OPD Klaten Tak Lagi Pakai Mobil Dinas, Bakal Ganti Bus Sekolah
Vincentius Jyestha Candraditya June 10, 2026 05:17 PM

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Zharfan Muhana

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Kenaikan harga BBM Pertamax mulai berdampak pada pola operasional Pemerintah Kabupaten Klaten.

Demi menekan pengeluaran bahan bakar, Pemkab Klaten kini meringkas penggunaan kendaraan dinas organisasi perangkat daerah (OPD) dengan mengganti mobil terpisah menjadi kendaraan besar yang digunakan bersama, termasuk bus sekolah.

Kebijakan efisiensi itu disampaikan langsung Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo usai kunjungan kerja program Sambung Rasa di Desa Ceporan, Kecamatan Gantiwarno, Rabu (10/6).

Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo ditemui usai kunjungan kerja program Sambung Rasa di Desa Ceporan, Kecamatan Gantiwarno, Klaten.
Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo ditemui usai kunjungan kerja program Sambung Rasa di Desa Ceporan, Kecamatan Gantiwarno, Klaten. (TribunSolo.com/Zharfan Muhana)

Menurut Hamenang, seluruh OPD kini diminta lebih hemat dalam penggunaan transportasi dinas menyusul kenaikan harga Pertamax.

"Ya, kita harus berhemat berefisiensi. maka ini kepala OPD kita jadikan diringkas-ringkas (transportasi nya)," ujarnya.

Ganti dengan Bus Sekolah

Dalam praktiknya, perjalanan dinas yang sebelumnya menggunakan banyak mobil kini diganti dengan kendaraan besar yang dipakai bersama-sama.

Pemkab Klaten bahkan mulai memanfaatkan bus sekolah sebagai sarana transportasi rombongan OPD saat kegiatan lapangan maupun kunjungan kerja.

"Kita naik bus, yang tidak cukup di bus baru naik mobil. Tapi satu mobil pun kita optimalkan," jelasnya.

Baca juga: 10 Ribu Bibit Ikan Tawes Ditebar di Embung Malangan, Program Gemarikan Klaten Sasar Generasi Muda

Menurut Hamenang, langkah tersebut menjadi bagian dari strategi efisiensi penggunaan bahan bakar tanpa mengurangi kualitas pelayanan pemerintah kepada masyarakat.

"Ya, ini dalam rangka efisiensi juga. Sehingga kita tetap busa melayani masyarakat, busa tetap dekat dengan masyarakat," tegasnya.

Ia memastikan pola penggunaan kendaraan bersama tersebut akan terus diterapkan dalam berbagai agenda kegiatan pemerintah daerah ke depan.

Baca juga: Imbas Harga Pertamax Naik, Pemkab Klaten Ringkas Penggunaan Transportasi, Mas Hamenang: Harus Hemat

Selain dinilai lebih hemat bahan bakar, penggunaan kendaraan besar secara bersama juga dianggap lebih efektif untuk mengurangi iring-iringan kendaraan dinas saat kunjungan lapangan.

Pemkab Klaten berharap langkah efisiensi ini mampu menekan pengeluaran operasional di tengah naiknya harga BBM sekaligus tetap menjaga pelayanan publik berjalan optimal. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.