BANJARMASINPOST.CO.ID - Alasan Andrew Andika batal vasektomi, kondisi janin di rahim Violentina Kaif jadi pemicu.
Aktor Andrew Andika dan istri barunya, Violentina Kaif tengah merasakan kebahagiaan.
Pernikahan mereka kini dikaruniai dengan kehadiran jabang bayi yang kini ada di rahim Violentina.
Wanita yang akrab disapa Vio itu kini memasuki masa kehamilan trisemester kedua.
Kehadiran jabang bayi di perut Vio rupanya menjadi kejutan tersendiri baginya dan Andrew.
Mereka tak menyangka bakal dikaruniai buah hati tak terlalu lama setelah menikah.
“Jenis kelamin perempuan. Itu dokternya, pertama kali tau ya pas USG 4 bulan itu,” kata Andrew saat menjadi bintang tamu acara Pagi Pagi Ambyar Trans TV, Rabu (10/6/2026).
“Memang (kehamilan) gak direncanakan, saat 4 bulan itu baru bisa kelihatan (jenis kelamin), jadi USG cuma ngecek ‘oh sehat’, pas USG ketiga baru kelihatan jenis kelamin, kita memang belum tau sama sekali, jadi surprise banget,” kata Andrew.
“Kayaknya gak nyangka, kan Andrew sama yang sebelumnya itu bayi tabung, aku sama yang sebelumnya kan hamil setelah 10 tahun,” kata Vio.
“Dari awal mikirnya begitu (lama bisa hamil lagi). Aku juga bilang, belum siap punya anak lagi, tapi dikasih, ya gak nyangka aja,” kata Violentina.
Sampai pada akhirnya, pada bulan Ramadan tahun ini diketahui bahwa ternyata Vio hamil anak pertamanya bersama Andrew. Meski Andrew Andika sudah memiliki sepasang anak dari pernikahannya dengan Tengku Dewi, kehadiran calon putrinya ini tak menyurutkan kebahagiaannya.
“Pas umrah mungkin dia doanya punya anak,” kata Vio kepada Andrew.
“Bulan Februari, dia ternyata puasa full sebulan, kita mikirnya mungkin agak telat biasa (menstruasi), setelah seminggu tunggu lagi deh, ternyata loh ada apa ini, mana malah tetap olahraga segala macam. Ternyata (hamil),” kata Andrew.
Baca juga: Isu Tunggakan Honor Dijawab, Haldy Sabri Perlihatkan Bukti Transfer Ratusan Juta pada Ratu Sofya
Di balik cerita soal kehamilan Vio, rupanya ada niatan serius yang pernah diungkapkan Andrew kepada istrinya itu. Diam-diam, Andrew sudah berencana untuk melakukan vasektomi alias tindakan kontrasepsi permanen pada pria.
Saat awal mengetahui Vio hamil, Andrew menyebut kalau calon anaknya ini adalah laki-laki, ia akan langsung menjalani prosedur vasektomi. Sebab, Vio pernah menceritakan keinginannya untuk memiliki anak laki-laki.
“Ada cerita lucu, tadinya Vio pengin anak cowok, karena sebelumnya kan anaknya cewek, kalau aku apa aja yang penting sehat karena kan sudah punya anak cowok, jadi kalau ini dapatnya cowok itu rencana aku mau vasektomi, disterilkan,” kata Andrew.
Keputusan besar Andrew untuk melakukan vasektomi disebut-sebut sebagai bukti cintanya terhadap Vio. Namun, rencana itu belum akan diwujudkan dalam waktu dekat, sebab Vio ternyata mengandung calon bayi perempuan.
“Sudah cukup lah anaknya, mikirnya laki dan perempuan sudah dapat semua, tapi ini dapatnya perempuan, jadi nanti saja deh (vasektominya) tunggu satu lagi aja deh,” kata Andrew sambil tertawa.
Sedangkan di sisi lain, mantan istri Andrew yakni Tengku Dewi kini menjalani suasana baru.
Menjadi ibu tunggal, Tengku Dewi kini kembali melakoni profesinya yang dulu sebagai Disjoki.
Tengku Dewi mengaku tak mudah mengambil keputusan untuk kembali menjadi DJ. Banyak pertimbangan yang dia pikirkan, salah satunya karena anak-anak.
“Tahu ga aku balik lagi kenapa? Biar nggak stress,” ucap Tengku Dewi dikutip saat Ia jadi bintang tamu Program Pagi Pagi Ambyar Trans TV, Jumat (20/2/2026).
“Kalau misalnya balik nge DJ ini aku maju mundur sih sebenernya. Aku masih bimbang, balik lagi nggak ya,” kata Tengku Dewi.
Tak banyak yang tahu, Tengku Dewi memang mengawali kariernya di industri hiburan sebagai seorang DJ. Selain menjadi DJ, Tengku Dewi juga beberapa kali berperan dalam judul sinetron.
Wanita usia 38 tahun ini cukup lama vakum dari dunia hiburan selama menjadi ibu rumah tangga. Kini statusnya yang merupakan ibu tunggal pun mendorong Dewi untuk kembali berkarier.
Di antara dua keahliannya itu, Dewi lebih memilih untuk kembali menjadi DJ dibanding menjadi aktor. Menurutnya, syuting sinetron lebih menguras waktu.
“Sekarang udah punya anak, kalau balik syuting tuh waktunya banyak habis di lokasi apalagi syuting itu waktunya dari pagi ke pagi, kapan lagi sama anak. Kalau DJ itu mungkin lebih fleksible terus aku nggak perlu comeback lagi, paling harus nge-rebranding lagi, kan aku emang udah ada skill ya,” papar Tengku Dewi.
Selain karena pertimbangan waktu, Dewi juga membandingkan penghasilan antara menjadi DJ atau aktor. Bukan masalah nominal, namun pengalaman tak mengenakan tentang honor yang terkadang lama dibayarkan.
Bicara soal penghasilan menjadi DJ, Dewi juga tak menampik profesi itu lebih mudah menghasilkan uang lewat saweran. Tapi ibu 2 anak ini ternyata punya ego yang tinggi untuk tak mengambil saweran.
“Malah aku nggak tau kalau dulu itu saweran nggak terlalu happening loh.”
“Justru jaman dulu kalau disawer itu kayak egonya tinggi buat ngambil, gengsi gitu. Paling tim gitu yang ambil.”
“Jujur kalau aku sekarang nih ya off air apalagi banyak temen-temen artis yang cerita juga sekarang, aku nggak nge-judge 1 PH ya, payment-nya itu kadang lama banget bisa berbulan-bulan,” tutur Tengku Dewi.
(Banjarmasinpost.co.id/Grid.id)