Laporan Jurnalis TribunAmbon.com, Silmi Sirati Suailo
MALTENG, TRIBUNAMBON.COM - Kesempatan gemilang dari dunia olahraga kembali diperoleh atlet Pencak Silat di Kabupaten Maluku Tengah.
Tapak Suci Putra Muhammadiyah (TSPM) MTs Muhammadiyah Sepa mewakili Maluku pada ajang 8th UMSURU National Pencak Silat Championship di Surabaya yang akan dihelat pada 20 Juni 2026 hingga 24 Juni 2026 mendatang.
Sebanyak 22 delegasi akan diberangkatkan, mereka terdiri dari 19 atlet Pencak Silat dan 2 pelatih.
Para delegasi dilepas secara resmi oleh Wakil Bupati Maluku Tengah, Mario Lawalata, Rabu (10/6/2026).
Pada ajang ini, Kontingen TSPM MTs Muhammadiyah Sepa, kembali unjuk eksistensi di kancah nasional, setelah sebelumnya turut berpartisipasi pada kejuaraan nasional yang diselenggarakan di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.
Di tengah-tengah persiapan keberangkatan, para atlet berharap dukungan dari semua pihak.
"Tentu para atlet dapat memberikan performa semaksimal mungkin, dan kami berharap proses pendelegasian ini dapat didukung oleh seluruh elemen mulai dari masyarakat akar rumput sampai dengan elemen pemerintahan daerah maupun provinsi," ujar Hakim Pembina Tapak Suci Putra Muhammadiyah, Muhammad Lukman Hakim.
Baca juga: Penganiayaan Berujung Maut di Leihitu, Terdakwa Umar Diganjal 14 Tahun Penjara
Baca juga: Bodewin Wattimena Apresiasi Program Terpujilah Guru dari Telkomsel
Ia juga mengatakan, peserta telah menjalani latihan intensif hampir setiap hari selama satu bulan terakhir untuk menyiapkan diri pada kejuaraan yang akan datang. Di samping latihan rutin, para atlet juga mempersiapkan fisik dan mental.
"Secara mental peserta juga dibekali dengan motivasi dan dorongan untuk memberikan yang terbaik. Selain itu juga menyiapkan kebutuhan akomodasi, sampai hari ini, upaya untuk memenuhi keperluan akomodasi masih terus dijalankan," ujar Hakim.
Dikatakan, pelaksanaan kompetisi akan dihelat pada 20-24 Juni 2026 di Universitas Muhammadiyah Surabaya. Melibatkan peserta yang merupakan atlet tapak suci yang merupakan anak asli daerah.
Di sela-sela persiapan, rupanya kontingen masih masih terkendala dukungan pendanaan.
"Per hari ini, kami masih mengalami kendala dukungan pendanaan untuk keperluan akomodasi," tukas Hakim.(*)