Laporan Wartawan TribunBengkulu.com, M Rizki Wahyudi
TRIBUNBENGKULU.COM, REJANG LEBONG – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswi asal Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Rejang Lebong.
Salah satu siswinya, Hafizhah Antari Rahmah, berhasil menyelesaikan program pertukaran pelajar internasional Kennedy-Lugar Youth Exchange and Study (KL-YES) dan mengikuti prosesi wisuda di negeri Paman Sam atau Amerika Serikat.
Program KL-YES merupakan program pertukaran pelajar yang diselenggarakan oleh Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (US Department of State). Program ini dibiayai sepenuhnya atau fully-funded dan berlangsung selama 10 bulan.
Melalui program tersebut, para peserta mendapatkan kesempatan untuk belajar di sekolah menengah Amerika Serikat sekaligus memperdalam pemahaman lintas budaya antara Amerika Serikat dan negara asal peserta, termasuk Indonesia.
Baca juga: Setahun Tanpa Titik Terang, Pelaku Pembunuhan Resma Reta di Rejang Lebong Masih Misterius
Keberhasilan Hafizhah mengikuti dan menuntaskan program tersebut menjadi pencapaian tersendiri bagi MAN Rejang Lebong.
Pasalnya, ia menjadi satu-satunya peserta yang terpilih dari Provinsi Bengkulu dalam program KL-YES tahun ini.
Kepala MAN Rejang Lebong, H Yusrijal M.Pd, mengatakan Hafizhah merupakan siswa yang sejak awal menunjukkan kemampuan akademik dan nonakademik yang baik.
Menurutnya, Hafizhah dikenal sebagai siswa yang tekun belajar, aktif dalam berbagai organisasi, serta memiliki kemampuan bahasa yang diasah secara mandiri.
"Memang dari sisi akademik dia termasuk siswi yang menonjol. Anak ini betul-betul mempunyai potensi, tekun, aktif dalam organisasi, dan mendalami bahasa secara otodidak,"ungkap Yusrijal saat dikonfirmasi TribunBengkulu.com pada Rabu (10/6/2026).
Ia menjelaskan, proses seleksi program KL-YES diikuti oleh ribuan pelajar dari berbagai daerah di Indonesia. Seluruh tahapan seleksi dilakukan langsung oleh penyelenggara program melalui sistem yang ketat.
"Hafizhah mengikuti seleksi yang sangat ketat. Pesertanya ribuan siswa dari seluruh Indonesia. Tes dilakukan langsung oleh pihak penyelenggara dan dia berhasil lolos hingga akhirnya terpilih menjadi salah satu peserta,"jelasnya.
Pihak sekolah memberikan dukungan penuh sejak awal proses seleksi hingga keberangkatan Hafizhah ke Amerika Serikat.
Dukungan tersebut diberikan dalam bentuk pendampingan, motivasi, serta fasilitasi kebutuhan yang diperlukan selama mengikuti tahapan program.
"Sejak dia mengikuti proses seleksi, kami mendukung penuh. Kami memberikan dorongan dan motivasi agar bisa memberikan yang terbaik. Alhamdulillah akhirnya berhasil dan menyelesaikan program tersebut dengan baik,"katanya.
Menurut Yusrijal, MAN Rejang Lebong selama ini terus berupaya mengembangkan potensi siswa melalui berbagai kegiatan akademik maupun nonakademik.
Saat ini, sekolah yang memiliki sekitar 900 siswa tersebut menyediakan sekitar 30 kegiatan ekstrakurikuler yang dapat diikuti peserta didik sesuai minat dan bakat masing-masing.
"Kami memiliki banyak wadah pengembangan diri. Ada sekitar 30 ekstrakurikuler yang bisa diikuti siswa. Di situlah kemampuan mereka diasah, baik di bidang akademik maupun nonakademik, dan semuanya mendapat dukungan penuh dari sekolah," jelasnya.
Keberhasilan Hafizhah menjadi bukti bahwa siswa madrasah mampu bersaing dan berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.
Ia berharap capaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi siswa lain untuk terus mengembangkan kemampuan dan berani mengikuti berbagai program kompetitif.
"Prestasi ini menunjukkan bahwa siswa MAN Rejang Lebong tidak kalah dengan siswa dari sekolah lainnya. Bahkan, Hafizhah menjadi satu-satunya peserta dari Provinsi Bengkulu dan menjadi yang pertama dari MAN Rejang Lebong yang berhasil menyelesaikan program pertukaran pelajar ini," tutupnya.
Keberhasilan Hafizhah Antari Rahmah menuntaskan program KL-YES di Amerika Serikat menambah daftar prestasi siswa MAN Rejang Lebong sekaligus menjadi contoh bahwa kesempatan untuk berkiprah di tingkat internasional terbuka bagi pelajar daerah yang memiliki kemampuan, kemauan, dan ketekunan dalam belajar.