Bantu Dana Perbaikan Enang-Enang Bener Meriah, Abiya Jeunieb: Bila Mau Patungan Semua Jembatan Siap
Rizwan June 10, 2026 05:54 PM

​Laporan Wartawan Tribungayo.com Bustami | Bener Meriah

​TribunGayo.com, REDELONG – Ulama kharismatik Aceh, Tgk Muhammad Yusuf Nasir atau yang akrab disapa Abiya Jeunieb, turut mengulurkan tangan membantu donasi perbaikan jalan di kawasan tanjakan maut Enang-Enang, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah.

​Pantauan TribunGayo.com di lokasi, bantuan berupa uang tunai tersebut diserahkan langsung oleh Abiya saat mengunjungi kawasan Enang-Enang pada Selasa (9/6/2026).

​Setibanya di lokasi bersama rombongan, Abiya segera menjumpai Sahrial Abadi, sosok pelopor utama pembukaan jalan Enang-Enang, untuk menyerahkan amanah bantuan tersebut demi kelancaran hajat orang banyak.

​Abiya mengatakan bahwa dirinya bersama rombongan sengaja hadir ke lokasi untuk melihat langsung proses pengerjaan, sekaligus menitipkan sedikit bantuan yang bersumber dari para hamba Allah.

​"Saya sering memantau perkembangan pengerjaan ini di medsos, tapi baru kali ini berkesempatan hadir ke lokasi. Harusnya kami datang lebih awal untuk ikut membantu, jangan hanya lewat-lewat saja, maka dari itu saya minta maaf," ujar Abiya.

​Menurut Pimpinan Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Dayah Rauhul Mudi Al-Aziziyah Jeunieb tersebut, aksi gotong royong warga dalam memperbaiki jalan ini mengingatkan kembali pada potret perjuangan para pendahulu (indatu).

​Kala itu, mereka mampu membuka jalur transportasi mulai dari Kota Juang Bireuen hingga ke wilayah Tengah Aceh hanya dengan menggunakan alat seadanya, bahkan di tengah berkecamuknya perang.

​Bagi Abiya, perbaikan Enang-Enang ini bisa menjadi awal dari pergerakan kembali semangat swadaya tersebut. Karena itu, menurutnya, tidak ada hak bagi kita untuk saling menyalahkan.

​"Katakanlah pemerintah tidak peduli mungkin bukan tidak peduli, tetapi belum tahu caranya. Maka dari itu, ayo sama-sama kita saling peduli. Kalau kita hanya berharap pada pemerintah mungkin prosesnya akan lama, sementara uluran tangan kita semua tentu akan lebih cepat," tuturnya.

​Abiya mencontohkan, pengerjaan di kawasan Enang-Enang ini hanya digerakkan oleh belasan orang dengan dana ratusan juta rupiah, namun terbukti mampu memperbaiki akses jalan yang sempat lumpuh berat pasca-bencana.

​"Menye tatep meripe-ripe dana lagenyo, lon rasa ubena jembatan yang reuleh ek ta perbaiki," ujar Abiya dalam bahasa Aceh, yang artinya: "Kalau seperti ini warga saling membantu (patungan), saya rasa seluruh jembatan yang rusak di Aceh bisa diperbaiki."

Ajak Berdonasi

​Abiya mengalkulasikan, jika jumlah penduduk Aceh saat ini berkisar lima juta jiwa, lalu semuanya saling berdonasi sebesar Rp10.000 saja per orang seperti halnya gerakan di Enang-Enang, maka akan terkumpul dana sebesar Rp50 miliar.

​"Dengan dana sebesar itu, saya rasa jalan rusak mulai dari Aceh Tengah hingga Bener Meriah semua bisa diperbaiki. Contohnya Enang-Enang ini, bermodal ratusan juta saja tapi mampu memperbaiki kerusakan yang ada, insyaallah sebulan lagi, akses jalan enang bisa di akses kembali," bebernya.

Sementara Sahrial Abadi yang menerima bantuan dari Abiya Jeunieb mengucapkan terimakasih yang mendalam.

Kata Sahrial saat ini pengerjaan dikawasan Enang-enang memasuki tahap pengaspalan dan akses jalan ditutup sementara agar proses pengerjaan tidak terganggu.

"Saat ini masuk tahap pengaspalan, makanya jalan kita tutup sementara," ujar Sahrial

​Sahrial menjelaskan, proses pengaspalan jalan tersebut diprediksi memakan waktu kurang lebih 10 hari. 

Setelah pengaspalan rampung, pengerjaan akan dilanjutkan dengan pengecoran beton di sisi jalan guna memperkuat struktur aspal.

​"Kita nanti juga akan buat rabat beton di sisi kiri dan kanan jalan agar struktur jalan lebih kuat dan badan jalan lebih lebar. Mohon doanya lah agar niat baik kami ini tidak ada kendala," pungkasnya.(*)

Baca juga: Meski di Arab Saudi, Jemaah Haji Bener Meriah Kirim Puluhan Juta untuk Perbaiki Jalan Enang-enang

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.