Baca juga: Bawa 36 Ton Batubara, Truk Patah As di Jembatan Ogan II, Kendaraan Mengular di OKU
SRIPOKU.COM, BANYUASIN – Pengendara yang hendak melintasi Jalan Lintas Timur (Jalintim) Palembang-Betung, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, diimbau untuk waspada dan mengantisipasi potensi kemacetan parah.
Satu unit truk bermuatan berat mengalami insiden patah as roda bagian belakang sebelah kanan dan berhenti tepat di tengah badan jalan di kawasan Desa Lalang Sembawa, Kecamatan Sembawa, Kabupaten Banyuasin, Rabu (10/6/2026) sore.
Posisi truk yang mati mendadak di lajur tengah mengarah ke Pangkalan Balai tersebut otomatis mengunci kelancaran arus lalu lintas dari dua arah berlawanan, baik yang datang dari arah Palembang maupun sebaliknya.
Pantauan langsung di lapangan sekira pukul 16.00 WIB menunjukkan antrean kendaraan roda empat dan roda dua sudah mengular cukup panjang di kedua lajur.
Kondisi Jalintim Banyuasin yang padat kendaraan membuat arus lalu lintas tersendat merayap.
Untuk mengalirkan arus kendaraan, para pengendara terpaksa harus melintas secara bergantian dengan sistem buka-tutup darurat menggunakan ruang bahu jalan yang tersisa di sisi kiri dan kanan truk.
Insiden patah as roda pada kendaraan tonase besar ini diduga kuat dipicu oleh kelebihan kapasitas angkut (overloading).
Kondisi beban muatan yang terlampau berat tersebut kemudian diperparah oleh kontur jalan di lokasi kejadian yang cenderung menanjak, sehingga membuat komponen as roda belakang truk tidak mampu menopang tekanan balik kendaraan saat menanjak.
Sarip (42), salah seorang pengendara mobil yang tengah dalam perjalanan pulang menuju Palembang, mengonfirmasi bahwa ekor kemacetan sudah terasa jauh sebelum titik lokasi truk mogok.
"Sudah terjadi macet panjang dari kedua arah, baik yang mau mengarah ke Palembang maupun yang mau ke arah Pangkalan Balai. Kendaraan jalannya pelan sekali dan harus gantian lewat di samping truk," ujar Sarip dengan nada cemas di lokasi kejadian, Rabu (10/6/2026).
Para pengguna jalan, khususnya kendaraan roda empat pribadi, disarankan untuk mencari jalur alternatif atau menunda sementara waktu perjalanan.
Jika ingin menghindari jebakan kemacetan di titik Sembawa tersebut terpaksa harus menunggu proses evakuasi truk selesai dilakukan oleh petugas kepolisian lalu lintas setempat.
Baca juga: Macet Panjang Jalintim Palembang-Betung Terurai, Evakuasi Dramatis Truk Patah As Roda di KM 41