TRIBUNNEWS.COM – Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyambut positif keputusan Persija Jakarta yang menunjuk Shin Tae-yong sebagai pelatih kepala untuk Super League musim 2026/2027.
Kembalinya pelatih asal Korea Selatan tersebut ke sepak bola Indonesia menjadi salah satu kabar yang paling menyita perhatian dalam persiapan menyambut musim baru kompetisi domestik.
Bagi Erick Thohir, kehadiran Shin Tae-yong bukan hanya menguntungkan Persija Jakarta, tetapi juga berpotensi memberikan dampak positif bagi perkembangan Liga Indonesia secara keseluruhan.
Menurutnya, semakin banyak pelatih berkualitas yang berkarier di kompetisi domestik, maka kualitas persaingan antarklub akan ikut meningkat.
Saat dimintai tanggapan mengenai bergabungnya Shin Tae-yong ke Persija, Erick Thohir mengaku senang.
Ia menilai langkah Persija mendatangkan mantan pelatih Timnas Indonesia tersebut sejalan dengan upaya meningkatkan daya saing Liga Indonesia di level Asia.
"Bagus dong (STY gabung Persija). Karena ranking liga kita itu kan naik dari 25 ke 16 kalau tidak salah. Target kita kalau bisa 10 besar," kata Erick Thohir, dikutip dari BolaSport.com, pada Rabu (10/6/2026).
Menurut Erick, perkembangan Liga Indonesia dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan tren positif. Karena itu, kehadiran pelatih berpengalaman seperti Shin Tae-yong diyakini bisa membantu mempercepat peningkatan kualitas kompetisi.
"Secara komersial liga kita sudah ranking 1 di Asia Tenggara. Artinya, makin banyak pelatih yang memegang tampuk di klub-klub, kualitas klub makin bagus."
"Makin banyak pemain yang datang ke liga dengan kualitas bagus, liganya makin bagus," lanjutnya.
Erick berharap peningkatan kualitas kompetisi nantinya dapat berdampak pada posisi Liga Indonesia di tingkat Asia.
Target jangka panjang yang dicanangkan PSSI adalah membawa Liga Indonesia masuk jajaran 10 besar kompetisi terbaik di benua Asia.
Baca juga: Kontras Jelang Super League 2026/2027: Persija Makin Ngeri Bersama STY, Borneo FC Justru Cuci Gudang
Kehadiran Shin Tae-yong ke Persija Jakarta memang cukup menyita perhatian.
Meski begitu, Analis Sepak Bola bola berlisensi PFSA Inggris Hamid Anwar, kedatangan Shin Tae-yong memang berpotensi meningkatkan kekuatan Persija.
Namun hal itu tidak otomatis membuat Persija langsung juara dan mengurangi tim-tim lainnya.
Di sisi lain, pemegang lisensi analis PFSA Inggris, Hamid Anwar mengakui kehadiran Shin Tae-yong berpotensi membuat Persija naik level pada musim depan.
"Persija juga baru saja mengumumkan berpotensi naik level dengan hadirnya Shin Tae-yong. Teman-teman tahu bagaimana Shin Tae-yong identik dengan kedisiplinan taktik, intensitas permainan tinggi, dan kondisi fisik yang prima," ujar Hamid, saat dihubungi Tribunnews, pada Selasa (9/6/2026).
"Lalu bagaimana peluang tim lain dengan hadirnya Shin Tae-yong? Ya peluangnya tetap sama. Selama liga belum bermain dan belum sampai pekan-pekan akhir, peluangnya masih tetap sama," katanya.
Menurutnya, faktor yang akan menentukan bukanlah seberapa banyak pemain baru yang didatangkan atau seberapa besar nama pelatih yang direkrut. Kunci sesungguhnya terletak pada proses adaptasi.
"Nah kuncinya bukan pada banyaknya pemain baru, tapi seberapa cepat mereka beradaptasi. Jika proses adaptasi berjalan baik," tegasnya.
Kembalinya Shin Tae-yong ke Indonesia tentu menjadi cerita menarik tersendiri.
Pelatih berusia 56 tahun tersebut pernah menangani Timnas Indonesia selama hampir lima tahun dan menjadi salah satu sosok penting dalam perkembangan sepak bola nasional.
Di bawah kepemimpinannya, Timnas Indonesia mencatat sejumlah pencapaian penting, termasuk lolos ke babak 16 besar Piala Asia 2023 dan membawa Garuda menembus putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Setelah mengakhiri masa tugasnya bersama Timnas Indonesia, Shin sempat kembali ke Korea Selatan sebelum akhirnya menerima tawaran dari Persija Jakarta.
Macan Kemayoran mengikat Shin Tae-yong dengan kontrak berdurasi tiga musim.
Kehadirannya diharapkan mampu mengangkat prestasi Persija sekaligus mengembalikan klub ibu kota tersebut ke jalur persaingan gelar juara.
Selain pengalaman melatih di level internasional, Shin juga dinilai memiliki pemahaman yang sangat baik terhadap karakter pemain Indonesia dan atmosfer sepak bola nasional.
Faktor tersebut diyakini akan memudahkan proses adaptasinya bersama Persija.
(Tribunnews.com/Hafidh Rizky Pratama) (BolaSport.com/Najm Ula)