Drainase Tiga Pasar Tradisional di Pangandaran Bakal Diperbaiki, Pemkab Siapkan Anggaran Rp 500 Juta
Dedy Herdiana June 10, 2026 06:35 PM

 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna

TRIBUNPRIANGAN.COM, PANGANDARAN - Pemerintah Kabupaten Pangandaran akan memperbaiki sistem drainase di tiga pasar tradisional yang selama ini dikeluhkan pedagang dan pengunjung akibat kerap menimbulkan genangan air saat hujan.

Tiga pasar yang akan mendapatkan penanganan tersebut yakni Pasar Kalipucang, Pasar Pananjung, dan Pasar Parigi. Ketiganya merupakan pasar tradisional yang dikelola langsung oleh Pemkab Pangandaran.

Kepala Bidang Sarana dan Pelaku Distribusi Perdagangan di Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Pangandaran, Tita Rahayu Diningsih, mengatakan kondisi ketiga pasar saat ini memang membutuhkan perhatian serius karena sudah lama tidak tersentuh revitalisasi.

"Bahkan ada yang sudah puluhan tahun belum mendapatkan perbaikan sejak masih bergabung dengan Kabupaten Ciamis," ujar Tita kepada sejumlah wartawan di kantornya, Rabu (10/6/2026) siang.

Baca juga: Motor Baru Warga Pangandaran Terpaksa Diisi Pertalite karena Pertamax Naik

Menurutnya, persoalan utama yang akan ditangani terlebih dahulu adalah saluran drainase yang dinilai menjadi penyebab munculnya genangan air di area pasar saat musim hujan.

"Kondisi pasar memang cukup kumuh. Ketika hujan turun sering terjadi genangan karena drainasenya kurang baik. Tahun ini informasinya akan dianggarkan untuk perbaikan drainase terlebih dahulu," katanya.

Ia menyebut, perbaikan drainase di tiga pasar itu akan menggunakan anggaran sekitar Rp 500 juta. Pekerjaan fisik nantinya akan dilaksanakan oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Pangandaran.

"Dinas PU yang akan mengerjakan dan sudah berkomunikasi dengan kami terkait rencana tersebut," ucap Tita.

Tentu, lanjut Ia, sekitar dua pekan terakhir tim dari Dinas PU sudah melakukan pengecekan lapangan di ketiga pasar untuk memetakan kondisi drainase yang ada.

"Mereka sudah turun langsung melihat kondisi di lapangan karena yang memahami aspek teknis adalah Dinas PU," ujarnya.

Pemkab Pangandaran, akan memprioritaskan pembenahan drainase sebelum melanjutkan perbaikan infrastruktur lainnya seperti jalan lingkungan pasar maupun bangunan pasar.

"Sementara fokusnya drainase dulu. Setelah itu baru jalan dan sarana lainnya," kata Tita.

Sebelumnya, perbaikan jalan di Pasar Pananjung sempat dilakukan secara swadaya oleh para pedagang menggunakan dana pribadi karena belum adanya anggaran pemerintah untuk penanganan menyeluruh.

Meski demikian, rencana revitalisasi total terhadap tiga pasar tradisional tersebut belum dapat dipastikan waktunya. (*)

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.