Jakarta (ANTARA) - Apple menunda peluncuran asisten virtual Siri berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk pengguna iPhone dan iPad di Uni Eropa akibat kendala regulasi yang belum terselesaikan.
Melansir Engadget, Selasa (9/6) waktu setempat, Apple menyatakan Siri AI tidak akan hadir pada pembaruan sistem operasi iOS 27 dan iPadOS 27 di wilayah Uni Eropa karena konflik dengan Undang-Undang Pasar Digital atau Digital Markets Act (DMA) yang berlaku di kawasan tersebut.
Penundaan tersebut juga berdampak pada sistem operasi watchOS 27. Apple menjelaskan fitur Siri AI pada sistem operasi jam tangan pintarnya itu membutuhkan iPhone yang telah mendukung Siri AI sehingga pengguna Apple Watch di Uni Eropa juga tidak akan memperoleh fitur tersebut.
"Kami berharap pada akhirnya dapat menghadirkan Siri AI ke Uni Eropa dan akan terus berkomunikasi dengan regulator di kawasan tersebut untuk mencari jalan ke depan," kata Senior Vice President of Software Engineering Apple Craig Federighi.
Menurut Craig, hingga saat ini belum ada kepastian jadwal peluncuran Siri AI di iPhone dan iPad untuk pasar Uni Eropa.
Aturan dalam DMA mengharuskan perusahaan memberikan akses kepada sistem AI pihak ketiga terhadap perangkat pengguna. Menurut perusahaan, ketentuan tersebut berpotensi menimbulkan risiko terhadap privasi dan keamanan pengguna.
Raksasa teknologi itu memandang regulasi tersebut mengharuskan sistem AI memiliki akses yang hampir tidak terbatas ke perangkat pengguna serta kemampuan untuk bertindak secara mandiri.
Sebagai alternatif, Apple telah mengusulkan konsep "Trusted System Agent", yakni sistem perantara yang memungkinkan asisten virtual pihak ketiga memperoleh kemampuan serupa dengan Siri AI khusus perangkat di Uni Eropa.
Apple juga mengusulkan rencana implementasi sistem tersebut dilakukan bertahap selama 18 bulan. Perusahaan menyebut Komisi Eropa tidak menyetujui proposal yang diajukan.
Perselisihan tersebut juga berdampak kepada komunitas pengembang aplikasi di Uni Eropa. Apple menyebut pengembang di kawasan tersebut tidak akan dapat menguji maupun memanfaatkan fitur Siri AI dalam versi beta iOS 27 dan iPadOS 27 untuk aplikasi mereka.
Meski demikian, Apple menegaskan akan terus berupaya menghadirkan Siri AI ke pengguna di Uni Eropa pada masa mendatang. Perusahaan belum dapat memberikan jadwal pasti terkait ketersediaan fitur tersebut.
Sementara itu, pengguna di Uni Eropa masih dapat mengakses Siri versi baru melalui pembaruan sistem operasi macOS 27 dan visionOS 27 yang tidak terdampak oleh kebijakan tersebut.
Selain Uni Eropa, Apple mengonfirmasi bahwa Siri AI dan fitur-fitur baru Apple Intelligence juga belum akan tersedia di China. Perusahaan mengatakan masih harus memenuhi berbagai persyaratan regulasi sebelum dapat meluncurkan pembaruan itu di negara tersebut.





