Kami akan menyerahkan 88 program Pemerintah Kota Palu. Dari 88 program itu, silakan pihak ITB memetakan ingin masuk di ruang mana saja dan bentuk kerja sama apa yang dibutuhkan terkait pelaksanaan program-program tersebut,
Palu (ANTARA) - Pemerintah Kota Palu, Sulawesi Tengah, menggandeng Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk mendukung pelaksanaan berbagai program pembangunan daerah tersebut.
Wali Kota Palu Hadianto Rasyid di Palu, Rabu, menjelaskan, Pemerintah Kota Palu akan menyerahkan daftar 88 program pemerintah kota kepada ITB untuk dipelajari dan dipetakan sesuai bidang keahlian yang dimiliki perguruan tinggi tersebut.
“Kami akan menyerahkan 88 program Pemerintah Kota Palu. Dari 88 program itu, silakan pihak ITB memetakan ingin masuk di ruang mana saja dan bentuk kerja sama apa yang dibutuhkan terkait pelaksanaan program-program tersebut,” katanya.
Menurut Hadianto, langkah tersebut dilakukan agar kerja sama yang terbangun dapat lebih fokus, terarah, dan memberikan manfaat nyata bagi percepatan pembangunan daerah.
Selanjutnya, kata dia, pihaknya akan menunggu masukan dari ITB mengenai program-program mana saja yang bisa dilakukan kerja sama.
“Setelah itu, kami akan membagikan secara lengkap 88 program tersebut agar dapat dikomunikasikan lebih lanjut dan langsung fokus pada bentuk kolaborasi yang akan dijalankan,” ujar Hadianto.
Ia mengatakan, kolaborasi antara Pemerintah Kota Palu dan ITB tersebut guna mendukung pelaksanaan program-program strategis pemerintah daerah yang telah disusun untuk pembangunan Kota Palu ke depan.
Pemerintah Kota Palu memiliki 88 program yang merupakan akumulasi program pembangunan yang telah dirancang sejak periode pertama kepemimpinan Hadianto Rasyid pada 2021-2024, sebanyak 53 program, yang kemudian dilanjutkan pada periode kedua 2025-2030 dengan tambahan 35 program prioritas.
Sebanyak 53 program pada periode pertama mencakup berbagai sektor, antara lain ekonomi, sosial dan kependudukan, infrastruktur, birokrasi dan keuangan, pelayanan dasar yang meliputi pendidikan dan kesehatan, serta lingkungan hidup.
Sementara itu, 35 program pada periode kedua difokuskan pada pengembangan sumber daya manusia, penguatan ekonomi, pengembangan kota, lingkungan hidup, peningkatan pelayanan dasar, serta tata kelola pemerintahan.
Wali Kota mengatakan melalui kerja sama dengan ITB, pihaknya berharap dapat memperoleh dukungan akademik, kajian ilmiah, inovasi teknologi, serta pendampingan yang dapat memperkuat implementasi berbagai program pembangunan demi mewujudkan Kota Palu mantap berkelanjutan yang akseleratif, inovatif, dan kolaboratif.





