Laporan Wartawan TribunJatim.com, Samsul Hadi
TRIBUNJATIM.COM, BLITAR – Ruang gerak kriminalitas di wilayah hukum Polres Blitar Kota semakin sempit.
Dalam waktu yang hampir bersamaan pada Rabu (10/6/2026) dini hari, warga di dua desa berbeda berhasil menggagalkan aksi pencurian dan membekuk para pelakunya secara langsung (tertangkap tangan).
Dua insiden tersebut terjadi di Desa Candirejo (Kecamatan Ponggok) dan Desa Modangan (Kecamatan Nglegok), Kabupaten Blitar. Kedua pelaku yang tak berkutik saat dikepung massa kini telah diserahkan ke pihak kepolisian.
Baca juga: Rupiah Semakin Anjlok, Penjual Sparepart Motor di Blitar Ikut Terdampak, Penjualan Turun
Aksi pencurian pertama terjadi di Desa Candirejo, Kecamatan Ponggok. Seorang pria berinisial KS (52), warga Desa/Kecamatan Nglegok, terpaksa gigit jari setelah rencananya menggondol hasil panen warga gagal total.
KS kepergok langsung oleh pemiliknya, Komarul, saat sedang bersusah payah menaikkan dua karung gabah ke atas sepeda motornya. Melihat ada gelagat mencurigakan, korban spontan berteriak hingga mengundang kedatangan warga sekitar. Pelaku pun langsung diamankan di lokasi tanpa perlawanan berarti.
"Warga kemudian melaporkan kasus itu ke Polsek Ponggok. Dari hasil pemeriksaan, pelaku ternyata merupakan seorang residivis kasus pencurian HP," kata Kasi Humas Polres Blitar Kota, AKP Samsul Anwar, Rabu (10/6/2026).
Hampir berbarengan dengan kejadian di Ponggok, warga Desa Modangan, Kecamatan Nglegok juga berhasil mengamankan seorang pencuri berinisial S (57), warga Desa Sukosewu, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar.
Baca juga: Tarif Bus AKDP di Terminal Patria Blitar Belum Ada Kenaikan, Operator Kurangi Armada Imbas Sepi
S ditangkap basah oleh warga saat tengah beraksi di dalam kandang ayam milik Kusnanto. Ketika digeledah, warga menemukan sebuah karung yang di dalamnya sudah berisi tujuh ekor ayam. Di hadapan massa, S tidak bisa mengelak dan mengakui bahwa unggas-unggas tersebut adalah hasil curian.
"Warga kemudian menyerahkan pelaku ke Polsek Nglegok untuk proses hukum lebih lanjut," jelas AKP Samsul Anwar.
Pihak Polres Blitar Kota mengapresiasi tindakan cepat warga yang langsung menyerahkan para pelaku ke polisi tanpa melakukan aksi main hakim sendiri. Saat ini, baik KS maupun S masih menjalani pemeriksaan intensif di polsek masing-masing untuk mendalami keterkaitan dengan jaringan kriminal lainnya.
"Saat ini, kedua pelaku pencurian masih dalam pemeriksaan di Polsek. Kami mengimbau warga agar tetap selalu waspada dengan aksi pencurian di lingkungan masing-masing dan aktif menjaga keamanan lingkungan," pungkas AKP Samsul.