Daftar 8 Vendor CCTV yang Bekerja Sama dengan Pokja Kampung Bahagia Kota Jambi
Mareza Sutan AJ June 10, 2026 09:48 PM

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI -- Menanggapi beredarnya berbagai informasi terkait pengadaan kamera pengawas (CCTV) di tingkat Rukun Tetangga (RT) dalam program Kampung Bahagia, Pemerintah Kota Jambi melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memberikan penjelasan.

Juru Bicara Pemkot Jambi yang juga Kepala Dinas Kominfo Kota Jambi, Saleh Ridha, mengatakan bahwa Diskominfo berperan sebagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis yang bertanggung jawab dalam penyusunan spesifikasi CCTV yang akan digunakan pada program tersebut.

Menurutnya, penetapan spesifikasi diperlukan karena CCTV yang dipasang nantinya akan terhubung dengan sistem Jambi City Operation Center (JCOC) milik Pemerintah Kota Jambi yang beroperasi selama 24 jam.

"Spesifikasi ini harus ditentukan oleh Diskominfo karena CCTV Kampung Bahagia adalah CCTV yang akan terintegrasi dengan sistem Jambi City Operation Center (JCOC) pemerintah Kota Jambi yang beroperasional selama 24 jam," kata dia, Senin (8/6/2026).

Saleh menjelaskan, mekanisme tersebut sama seperti pengadaan sarana dan prasarana lain yang melibatkan OPD teknis sesuai bidangnya.

Dinas terkait bertugas menentukan spesifikasi agar pelaksanaan kegiatan berjalan sesuai kebutuhan dan standar yang ditetapkan.

"Sama halnya dengan kegiatan pengadaan bentor untuk OPBM, Dinas LH juga menyampaikan spesifikasinya.

"Begitupun kegiatan fisik seperti drainase atau jalan setapak, maka Dinas PU memberikan spesifikasi, agar tidak terjadi kesalahan dalam pelaksanaannya," sambungnya.

Meski CCTV menjadi salah satu prioritas dalam mendukung keamanan dan ketertiban lingkungan, Saleh menegaskan keputusan pengadaan tetap berada di tangan Kelompok Kerja (Pokja) masing-masing RT melalui mekanisme musyawarah.

“Jika ada RT yang dari hasil musyawarahnya tidak mengadakan CCTV atau spek yang berbeda sepenuhnya diserahkan kepada Pokja RT masing – masing,” tegasnya.

Ia menerangkan bahwa spesifikasi yang ditetapkan Diskominfo bertujuan memastikan perangkat yang dipasang dapat terhubung dan terintegrasi dengan sistem yang dikelola pemerintah kota.

Terkait proses pengadaan, Pemkot Jambi disebut memberikan keleluasaan kepada Pokja Bahagia di setiap RT untuk menentukan penyedia atau vendor yang akan dipilih.

"Saat ini sudah ada 8 penyedia atau vendor yang telah bekerja sama dengan Pokja Bahagia, silahkan Pokja memilih, semakin murah semakin baik asal sesuai spesifikasi dan terintegrasi nantinya ke JCOC Pemkot Jambi," ucap Saleh Ridha.

Ia juga membantah informasi yang menyebut hanya ada satu vendor yang menyediakan CCTV sesuai spesifikasi yang ditetapkan.

"Kami hanya memberikan spesifikasi, yang penting spesifikasi sesuai sehingga bisa terintegrasi ke sistem yang ada di JCOC," ujarnya.

Menurut Saleh, program tersebut merupakan bagian dari upaya Pemkot Jambi untuk meningkatkan rasa aman dan nyaman masyarakat.

Selain itu, keberadaan sistem pengawasan terintegrasi juga diharapkan dapat mendukung citra Kota Jambi sebagai kota perdagangan dan jasa yang aman bagi masyarakat maupun pendatang.

“Di samping ini adalah sebuah program unggulan, program ini juga untuk mewujudkan Kota Jambi sebagai salah satu kota paling aman di Indonesia,” sebutnya.

"Kami persilakan kepada penyedia yang bisa memberikan sesuai spesifikasi dan harga lebih murah, kepada Pokja RT bisa membeli dan memilih, karena semakin murah semakin baik, yang penting spesifikasinya masuk," pungkas Jubir Pemkot Jambi Saleh Ridha.

Daftar 8 Vendor Penyedia CCTV Kampung Bahagia

Berdasarkan data yang diterima, saat ini terdapat delapan vendor yang menyediakan CCTV dengan spesifikasi yang sesuai dengan standar yang telah ditetapkan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Jambi, sebagai berikut:

- Kobadiyan

- Alva Media

- Ja Star

- CV Pandawa Media Solusindo

- Tennet Cipta Persada 

- CV Duta Computer

- CV Lababil

- Angkasa Jaya CCTV 

Sebagai informasi, Program Kampung Bahagia merupakan salah satu program prioritas Pemerintah Kota Jambi di bawah kepemimpinan Maulana-Diza. 

Dalam pelaksanaannya, setiap RT melalui Kelompok Kerja (Pokja) yang telah dibentuk diberikan kewenangan untuk mengelola anggaran, termasuk dalam pengadaan CCTV sebagai upaya mendukung keamanan dan ketertiban lingkungan.

Melalui program tersebut, pada tahun ini ditargetkan sekitar 1.600 unit CCTV akan terpasang di seluruh RT di Kota Jambi.

Seluruh perangkat tersebut nantinya akan terhubung dengan sistem Jambi City Operation Center (JCOC).

Integrasi CCTV dengan JCOC bertujuan untuk memudahkan Pemerintah Kota Jambi, aparat penegak hukum, para ketua RT, serta masyarakat dalam memantau kondisi lingkungan secara real time.

Dengan sistem tersebut, berbagai kejadian atau potensi gangguan keamanan di wilayah masing-masing dapat terdeteksi dan ditindaklanjuti dengan lebih cepat.

(Tribunjambi.com/M Yon Rinaldi)

 

Baca juga: Daftar 237 Kepala Sekolah di Merangin yang Dilantik Bupati M Syukur

Baca juga: Jadwal Kepulangan Jemaah Haji Jambi dan Regulasi Khusus Tahun Ini

Baca juga: Bus-Bus Angkut 1.555 Orang dengan Tangan Terborgol dari Lapas Jambi ke Sengeti

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.