Di Kota Jambi, Antrean di Nozzle Pertamax Sepi
Heri Prihartono June 10, 2026 09:49 PM

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi jenis Pertamax mulai berdampak pada pola pembelian masyarakat di sejumlah SPBU di Kota Jambi, Rabu (10/6/2026).

Pantauan Tribun Jambi di SPBU Pal 7 (24.361.58) yang berada di Jalan Madras Suryadarma menunjukkan penurunan pembeli Pertamax sejak pagi hari.

Pengawas SPBU Pal 7, Hairin, mengatakan kenaikan harga Pertamax mulai berlaku sejak pagi ini. Kondisi tersebut membuat jumlah konsumen Pertamax menurun drastis.

"Yang beli Pertamax nyaris tidak ada," ujarnya.

Menurut Hairin, sebagian konsumen diperkirakan akan beralih menggunakan Pertalite setelah adanya kenaikan harga Pertamax.

Meski demikian, antrean kendaraan untuk mengisi Pertalite di SPBU tersebut masih terpantau normal.

Sekitar pukul 09.15 WIB, antrean kendaraan roda dua yang mengisi Pertalite hanya sekitar tujuh unit. Sementara antrean kendaraan roda empat juga tidak terlalu ramai dan tidak sampai mengular.

Sebaliknya, pada dispenser Pertamax nyaris tidak terlihat antrean kendaraan.

Berdasarkan pantaian Tribunjambi.com dalam kurun waktu sekitar 40 menit hanya dua kendaraan roda dua yang mengisi Pertamax

Hairin memastikan ketersediaan BBM di SPBU Paal 7 dalam kondisi aman.


"Stok BBM aman, baik Pertamax, Pertalite maupun Bio Solar," katanya.


Sementara itu, kondisi berbeda terlihat di SPBU Kebun Handil (24.361.55) yang berada di Jalan DI Panjaitan, Kota Jambi.

Pegawai SPBU Kebun Andil, Hariyanto, mengatakan penjualan BBM hingga pagi hari masih berjalan normal dan belum terlihat adanya perubahan signifikan setelah kenaikan harga Pertamax.

"Tidak ada perubahan, pembeli Pertamax tetap stabil. Pertalite juga stabil," ujarnya.

Pantauan Tribun Jambi sekitar pukul 09.55 WIB menunjukkan antrean kendaraan di SPBU Kebun Andil masih dalam batas normal.

Terlihat sekitar empat mobil mengantre untuk mengisi BBM, sementara kendaraan roda dua yang mengantre sekitar 10 unit.

Tidak terlihat lonjakan antrean kendaraan maupun perpindahan pembeli secara signifikan dari Pertamax ke Pertalite di lokasi tersebut.

Hariyanto juga memastikan stok BBM di SPBU Kebun Andil dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.


Dengan kondisi tersebut, dampak kenaikan harga Pertamax di Kota Jambi masih bervariasi. Sejumlah SPBU mulai merasakan penurunan pembeli Pertamax, sementara di lokasi lain penjualan masih terpantau stabil hingga pagi hari. (Tribunjambi.com/ M Yon Rinaldi)

Baca juga: Pertamax di Jambi Naik Jadi Rp16.650, Cek Harga BBM Pertamina di SPBU per 10 Juni 2026


 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.