TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan Kota Medan memiliki posisi strategis sebagai gerbang internasional di wilayah barat Indonesia sekaligus representasi wajah Indonesia di mata dunia.
Hal itu disampaikan Rico saat menerima audiensi Direktur Fasilitas Diplomatik Kementerian Luar Negeri RI, Sayu Oka Widani, di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Jalan Sudirman, Rabu (10/6/2026).
Pertemuan tersebut membahas penguatan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendukung pelayanan diplomatik, operasionalisasi misi asing, serta keberadaan organisasi internasional di Indonesia.
Dalam audiensi itu, Sayu Oka Widani menjelaskan Direktorat Fasilitas Diplomatik Kementerian Luar Negeri memiliki tugas memberikan fasilitas dan pelayanan kepada perwakilan negara asing maupun organisasi internasional yang berada di Indonesia.
"Tugas kami meliputi pengelolaan fasilitas diplomatik sesuai ketentuan internasional, pengawasan pembebasan bea masuk dan pajak bagi korps diplomatik, koordinasi perizinan barang dan fasilitas diplomatik, hingga membangun sinergi dengan berbagai instansi pemerintah," ujarnya.
Menurut Sayu, Medan menjadi salah satu daerah yang memiliki posisi penting dalam hubungan internasional karena menjadi basis keberadaan warga negara asing di Indonesia.
Saat ini terdapat lima konsulat jenderal dan 13 konsulat kehormatan yang beroperasi di Kota Medan.
"Kami berharap dukungan Pemko Medan terkait keberadaan konsulat jenderal dan konsulat kehormatan, sekaligus membangun kesinkronan antara kebijakan pemerintah pusat dan daerah dalam mendukung pelayanan diplomatik," katanya.
Menanggapi hal tersebut, Rico Waas menyambut baik kunjungan Direktorat Fasilitas Diplomatik Kementerian Luar Negeri RI.
Menurutnya, Medan memiliki peran penting dalam menjalin hubungan internasional karena letaknya yang strategis dan berhadapan langsung dengan sejumlah negara di kawasan regional.
"Medan merupakan kota yang strategis dan menjadi salah satu representasi Indonesia di mata dunia. Karena itu, kami harus menjaga hubungan baik dengan berbagai negara, termasuk memberikan perhatian terhadap aspek keamanan dan kenyamanan bagi perwakilan asing yang bertugas di Kota Medan," ujar Rico.
Dalam pertemuan itu, Rico didampingi Staf Ahli Wali Kota Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Rakhmat Harahap, Kabag Kerja Sama Seri Inderahayu, serta Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Arafat Syam.
Rico mengatakan hubungan antara Pemko Medan dan berbagai konsulat yang berada di Kota Medan selama ini telah terjalin dengan baik.
Ke depan, Pemko Medan siap memperkuat jejaring dan kolaborasi internasional guna mendukung pembangunan daerah.
Selain itu, Rico juga memaparkan sejumlah kerja sama sister city yang dimiliki Kota Medan dengan berbagai kota di dunia, seperti Chengdu, Gwangju, Ichikawa, Penang, dan Milwaukee.
Menurutnya, kerja sama tersebut mencakup berbagai sektor, mulai dari budaya, pendidikan, ekonomi, teknologi hingga promosi pariwisata.
"Kami ingin hubungan dengan kota-kota mitra di luar negeri terus berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, baik melalui promosi budaya, pariwisata, kuliner maupun peluang kerja sama di bidang lainnya," pungkasnya.
(Dyk/Tribun-Medan.com)