Kakang Rudianto Jadi Pemain Muda Tak Tergantikan di Persib Hingga Hattrick Juara Liga Indonesia
Mutiara Suci Erlanti June 10, 2026 10:16 PM

 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG- Kakang Rudianto menjadi pemain muda Persib Bandung yang tak tergantikan untuk mengisi slot regulasi U-23.

Dia tetap bermain hingga mengantarkan Persib Bandung meraih gelar juara.

Bahkan meski dalam regulasi hanya diwajibkan memainkan U-23 di 45 menit awal, Kakang Rudianto kerap bermain di babak kedua bahkan tak diganti sepanjang laga.

Kini pemilik nomor 5 di tim Maung Bandung ini meraih gelar bersama Persib Bandung sampai tiga kali berturut-turut, mulai musim 2023/2024, 2024/2025 dan 2025/2026.

Di awal Persib meraih gelar juara memang pada 2023/2024, Kakang Rudianto sudah mulai dipercaya mengisi bek kanan tim Maung Bandung.

Saat itu, ia bermain di 13 laga dengan 849 menit bermain dan mengantongi 2 kartu kuning.

Baca juga: Kevin Diks Pasang Badan untuk Beckham Putra Usai Dihujat di Stadion, Ini Respon Viking Persib Club

Di musim selanjutnya, kepercayaan Bojan Hodak yang kini  menjadi legenda pelatih Persib ini semakin tinggi, seiring Kakang semakin matang. Kakang sampai bermain di 25 laga dengan 2.023 menit bermain, meski mengantongi 4 kartu kuning, Kakang bisa mencetak satu asis saat mengantarkan Persib back to back.

Seiring kepercayaan diri Kakang meningkat begitu juga kematangannya, di musim lalu saat Persib bisa mencetak rekor hattrick dan menambah bintang menjadi 5 bintang Kakang jadi pemain muda tak tergantikan.

Meski di musim ini Persib menggaet pemain muda diaspora Dion Markx, tapi Kakang tetap menjadi pilihan pertama Bojan Hodak untuk mengisi regulasi pemain U-23. Bahkan tak hanya mengisi slot U-23, Kakang juga kerap dimainkan sepanjang laga.

Memang menit bermainnya lebih sedikit di musim sebelumnya, tapi jumlah pertandingan yang diikuti Kakang jadi lebih banyak.

Musim ini kakang bermain di 28 laga dengan 1.903 menit bermain, ia mendapatkan tiga kartu kuning dan mencetak satu asis.

Sehingga dengan banyaknya menit bermain yang didapat Kakang, tentu membuat pemain jebolan Diklat Persib ini semakin matang ketika mengawal pertahanan.

Kakang tak segan berduel dengan pemain senior hingga pemain asing, meski sempat beberapa kali blunder. Tapi tentu lebih banyak penyelamatan yang dilakukannya, dengan memotong dan memutus serangan lawan.

Namun, untuk musim depan Kakang tak bisa lagi mengisi slot U-23, sebab pemain ini lahir pada 2 Februari 2003, sehingga musim depan usianya maju menginjak 24 tahun.

Walau demikian, Kakang tak gentar untuk tetap bersaing mendapatkan menit bermain meski masih ada atau tidak ada regulasi pemain U-23 karena menurutnya sepak bola merupakan hal jangka panjang.

Hal tersebut, sudah disadari Kakang sebelum kompetisi musim ini berakhir dan Persib kembali meraih gelar juara.

Kakang mengaku bersyukur, dan mengucapkan terimakasih kepada managemen Persib dan Bojan Hodak yang selalu memberi kepercayaan kepadanya dan teman lainnya untuk bermain.

"Mungkin saya bakal lebih kerja keras lagi di latihan, akan lebih bisa membuktikan bahwa pemain muda di Indonesia itu bisa bersaing dengan yang lain," ujar Kakang saat berada di Stadion GBLA, Kota Bandung.

Kakang mengungkapkan, mungkin regulasi U-23 akan dihapus, tetapi  sebagai pemain muda tidak boleh melihat ke sana.

"Karena kita main bola tidak (hanya) setahun ataupun dua tahun, tapi kita berpikir panjang, bahwa kita akan bertambah usia di setiap tahunnya," ucapnya.

Tentu bukan hal yang mustahil bagi Kakang untuk bersaing mendapatkan menit bermain, meski tanpa regulasi U-23.

Sebab ia kerap dimainkan melewati 45 menit awal, bahkan sepanjang laga tak tergantikan.

Tak hanya, itu bahkan Kakang juga beberapa kali diturunkan saat Persib menjalani kompetisi pada AFC Champions League Two, yang tak ada regulasi mewajibkan memainkan pemain U-23.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.