Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto
TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Dipanggil berkali-kali tak kunjung menjawab, seorang perempuan berinisial NS di Blok Plambangan, Desa Jagapura Kidul, Kecamatan Gegesik, Kabupaten Cirebon, ditemukan tewas telungkup di kamar tidurnya, Rabu (10/6/2026).
Penemuan itu menggemparkan keluarga dan warga sekitar, terlebih setelah sejumlah perhiasan serta barang berharga yang biasa dipakai korban dilaporkan hilang.
Korban pertama kali ditemukan oleh keluarganya sekitar pukul 09.00 WIB.
Peristiwa bermula saat adik korban datang ke rumah untuk mengambil kartu bantuan sosial (bansos).
Kasi Pemerintahan Desa Jagapura Kidul, Ismanto mengatakan, pihak desa menerima laporan dari warga sekitar pukul 09.30 WIB setelah korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.
Menurut informasi yang diperolehnya dari keluarga, adik korban sempat berulang kali memanggil korban dari luar rumah. Namun, tidak ada jawaban sedikit pun dari dalam.
"Menurut keterangan keluarga, adiknya datang ke rumah korban untuk mengambil kartu bansos. Saat itu korban dipanggil-panggil tetapi tidak ada jawaban," ujar Ismanto saat diwawancarai media, Rabu (10/6/2026).
Rasa curiga pun muncul. Keluarga kemudian berusaha mengecek kondisi korban ke dalam rumah. Saat masuk ke kamar, mereka mendapati pemandangan yang mengejutkan.
"Saat masuk ke dalam kamar, korban ditemukan dalam posisi telungkup di atas kasur dan sudah meninggal dunia," ucapnya.
Kabar penemuan itu dengan cepat menyebar ke lingkungan sekitar. Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung berdatangan ke lokasi sebelum akhirnya melaporkannya kepada pihak kepolisian.
Dari hasil pengamatan awal, korban ditemukan mengalami luka di bagian kepala dan beberapa bagian tubuh lainnya.
Selain itu, sejumlah barang berharga yang biasa dikenakan korban juga dilaporkan tidak ditemukan.
"Korban mengalami luka di kepala dan beberapa bagian tubuh lainnya. Barang-barang berharga yang dipakai korban juga sudah tidak ada," jelas dia.
Petugas dari Polresta Cirebon bersama Tim Inafis kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Garis polisi dipasang mengelilingi area rumah guna memudahkan proses penyelidikan.
Pantauan di lokasi menunjukkan sejumlah petugas Inafis melakukan pemeriksaan di halaman dan teras rumah yang telah dipasangi garis polisi berwarna kuning.
Beberapa warga dan pengendara yang melintas tampak berhenti sejenak untuk melihat situasi.
Di sepanjang jalan depan rumah korban, kerumunan warga terus bertambah.
Mayoritas merupakan ibu-ibu dan anak-anak yang penasaran dengan peristiwa yang terjadi.
Mereka berdiri di sekitar pagar rumah sambil memperhatikan aktivitas petugas.
Suasana semakin ramai ketika beberapa petugas dan warga membentangkan kain putih berukuran besar di belakang garis polisi.
Wajah-wajah cemas dan penasaran terlihat dari warga yang memadati lokasi.
Sebagian tampak saling berbincang, mencoba mencari tahu penyebab meninggalnya korban.
Sejumlah saksi telah dimintai keterangan, sementara jenazah korban dievakuasi ke rumah sakit guna kepentingan pemeriksaan lebih lanjut.
Baca juga: Setahun Dinanti, Kasus Dugaan Pelecehan Siswi SD di Cirebon Akhirnya Naik Penyidikan