Kunker Prabowo Selanjutnya ke Rusia, Hadiri KTT ASEAN-Rusia di Kazan
Joanita Ary June 10, 2026 10:35 PM

WARTAKOTALIVECOM, Jakarta — Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan melakukan kunjungan kerja ke Rusia pada 17 Juni 2026 untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN-Rusia yang akan digelar di Kota Kazan.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan Indonesia dengan Rusia di tengah dinamika geopolitik dan ekonomi global yang terus berkembang.

Kepastian mengenai agenda keberangkatan Presiden disampaikan Wakil Menteri Luar Negeri Arif Havas Oegroseno usai menghadiri kegiatan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (9/6/2026).

"KTT ASEAN dengan Rusia? Ya di Kazan ya, tanggal 17," ujar Havas kepada wartawan.

Meski demikian, Havas mengatakan rincian agenda kunjungan Presiden masih menunggu konfirmasi resmi dari sekretariat penyelenggara. 

Pemerintah Indonesia masih melakukan koordinasi terkait rangkaian kegiatan yang akan diikuti kepala negara selama berada di Rusia.

Menurut Havas, sejumlah detail teknis dan pertemuan bilateral yang kemungkinan berlangsung di sela-sela forum masih dalam tahap finalisasi.

Namun, satu hal yang sudah dipastikan adalah kehadiran Presiden Rusia Vladimir Putin dalam forum tersebut.

Kehadiran Prabowo dalam KTT ASEAN-Rusia dinilai penting mengingat forum tersebut menjadi wadah strategis untuk memperkuat kemitraan antara negara-negara Asia Tenggara dan Rusia, terutama dalam bidang perdagangan, investasi, energi, ketahanan pangan, teknologi, hingga isu keamanan kawasan.

Kunjungan ini juga menjadi kelanjutan dari diplomasi yang telah dibangun Prabowo dengan Moskow dalam beberapa bulan terakhir.

Sebelumnya, Presiden Prabowo melakukan kunjungan ke Moskow pada April 2026 dan bertemu langsung dengan Presiden Vladimir Putin.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pemimpin negara membahas sejumlah agenda strategis yang menjadi kepentingan bersama.

Salah satu fokus utama pembicaraan adalah penguatan kerja sama di sektor energi, yang dinilai menjadi kebutuhan penting bagi kedua negara di tengah tantangan ketahanan energi global.

Selain energi, Indonesia dan Rusia juga membahas peluang peningkatan kerja sama di bidang ekonomi, perdagangan, investasi, serta berbagai sektor strategis lainnya yang berpotensi memberikan manfaat jangka panjang bagi kedua negara.

Pengamat hubungan internasional menilai intensitas komunikasi antara Jakarta dan Moskow menunjukkan keinginan Indonesia untuk memperluas kerja sama dengan berbagai mitra global tanpa terjebak dalam rivalitas kekuatan besar dunia.

Pendekatan tersebut sejalan dengan politik luar negeri bebas aktif yang selama ini menjadi pijakan diplomasi Indonesia.

Melalui partisipasi dalam KTT ASEAN-Rusia, Indonesia juga diharapkan dapat memperkuat posisi sebagai salah satu negara dengan pengaruh besar di kawasan Asia Tenggara sekaligus mendorong terciptanya kerja sama yang lebih konkret antara ASEAN dan Rusia di tengah ketidakpastian ekonomi dunia.

KTT ASEAN-Rusia di Kazan diperkirakan akan dihadiri para pemimpin negara anggota ASEAN dan jajaran pejabat tinggi Rusia.

Forum tersebut menjadi momentum penting untuk mengevaluasi capaian kemitraan yang telah terjalin sekaligus menyusun arah kerja sama baru yang lebih relevan dengan tantangan global saat ini.

Dengan agenda kunjungan tersebut, Prabowo diperkirakan akan melanjutkan diplomasi internasional Indonesia yang menekankan penguatan kerja sama ekonomi, ketahanan energi, dan stabilitas kawasan sebagai bagian dari upaya menjaga kepentingan nasional di tengah perubahan lanskap geopolitik dunia.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.