Bocah 6 Tahun Korban Perundungan Diseret ke Tiang Listrik, Berujung Korban Tersetrum
M.Risman Noor June 10, 2026 11:52 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID - Aksi perundungan terjadi di Taman Kramat Pulo, Kramat, Senen, Jakarta Pusat, Minggu (7/6/2026) malam.

Naasnya, korban yang diseret hingga ke tiang listrik taman hingga tersetrum.

Beruntung nyawa korban, namun harus dilarikan ke rumah sakit untuk penanganan intensif.

Keluarga korban sempat khawatir keadaan bocah tersebut dikarenakan sempat mengalami kejang-kejang.

Baca juga: Sikap Tegas Pemerintah Desa Pasca Tenggelanya Bocah di  Kolam Retensi Desa Baroqah Tanahbumbu Kalsel

Baca juga: Babak Baru Penyelidikan Film WLCFBB, Awalnya Untuk Promosikan Wisata dan Budaya Tanahlaut Kalsel 

Anak berusia 6 tahun inisial MWP diduga menjadi korban perundungan berujung pada insiden tersengat listrik di Taman Kramat Pulo, Kramat, Senen, Jakarta Pusat, Minggu (7/6/2026) malam.

Berdasarkan keterangan keluarga, peristiwa tersebut bermula ketika korban bermain di taman pada sore hingga malam hari.

Diduga korban kemudian diseret dua remaja berinisial LNG dan RVN menuju tiang di area taman yang mengalami kebocoran arus listrik.

Linda, nenek korban, mengetahui kejadian tersebut setelah mendapat kabar dari anaknya.

"Cucu saya sampai kejang-kejang," kata Linda, Rabu (10/6/2026).

Curiga dengan kejadian tersebut, Linda mendatangi taman dan melihat rekaman kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di lokasi.

"Dalam rekaman terlihat, cucu saya diseret dan dibawa ke tiang yang ternyata ada aliran listriknya hingga cucu saya kesetrum," ucapnya.

Akibat kejadian itu, korban tidak hanya mengalami sengatan listrik.

MWP juga mengalami benturan di bagian belakang kepala setelah dibanting.

Saat tidak sadarkan diri, korban diduga mendapat perlakuan tidak manusiawi.

Korban sempat mengalami koma dan kini masih menjalani perawatan intensif di RS Cipto Mangunkusumo (RSCM), Salemba.

Proses visum disebut belum dapat dilakukan karena surat pengantar dari pihak kepolisian belum diterbitkan.

"Cucu saya sudah sadar, tapi masih takut kalau ketemu orang," ucap Linda.

Keluarga telah melaporkan kasus tersebut ke Polres Metro Jakarta Pusat dan berharap proses hukum dapat berjalan secepatnya.

Baca juga: Gegara Kasus Rudapaksa di Banjarmasin, Pamen Polisi Polda Jambi Gagal Dilantik BNN

Mereka juga mempertanyakan belum ada penahanan terhadap kedua terduga pelaku.

Mantan Ketua RT 06 RW 08, Asep, membenarkan ada kebocoran listrik pada tiang yang berada di area taman.

Laporan itu sudah disampaikan ke PLN dan Suku Dinas Pertamanan Jakarta Pusat.

Saat ini Taman Kramat Pulo masih ditutup sementara untuk umum.

Asep memastikan perbaikan terhadap sumber kebocoran listrik telah dilakukan untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali. (WartaKotalive.com /banjarmasinpost.co.id)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.