Komitmen Zona Integritas, Bawaslu Tarakan Dorong Sinergi Bangun Budaya Kerja Profesional
Cornel Dimas Satrio June 10, 2026 11:14 PM

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN - Bawaslu Kota Tarakan menegaskan komitmen membangun zona integritas dengan mendorong sinergi seluruh jajaran untuk menciptakan budaya kerja profesional dan berorientasi pada pelayanan prima.

Hal ini disampaikan dalam rapat pembahasan zona integritas yang berlangsung di ruang rapat Bawaslu Kota Tarakan, Senin (8/6/2026).

Anggota Bawaslu Kota Tarakan, A. Muh. Saifullah, menekankan budaya kerja berintegritas tidak dapat diwujudkan tanpa adanya ekosistem yang mendukung implementasi enam area perubahan dalam pencanangan zona integritas.

"Budaya kerja yang berorientasi pada pelayanan prima tidak serta merta dapat diwujudkan di Bawaslu Kota Tarakan tanpa adanya ekosistem yang mempengaruhi implementasinya," ungkap Saifullah.

Ia menambahkan, komitmen bersama harus diwujudkan melalui tindakan nyata dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

10062026 Bawaslu Tarakan rapat Zona Integritas 01
KOMITMEN ZONA INTEGRITAS - Rapat pembahasan zona integritas yang berlangsung di ruang rapat Bawaslu Kota Tarakan, Senin (8/6/2026). Bawaslu Tarakan menekankan pentingnya budaya kerja berintegritas dan pelayanan prima harus diwujudkan lewat tindakan nyata, bukan hanya pemenuhan eviden.

Seluruh jajaran Bawaslu perlu memiliki pemahaman yang sama mengenai pentingnya integritas, disiplin, dan tanggung jawab dalam memberikan pelayanan terbaik.

"zona integritas bukan hanya tentang memenuhi dokumen dan eviden, tetapi bagaimana kita membangun budaya kerja yang berintegritas, profesional, dan berorientasi pada pelayanan," tegasnya.

Kepala Sekretariat Bawaslu Tarakan, Rahmat Nur, turut menekankan keberhasilan pembangunan zona integritas membutuhkan sinergi dan kolaborasi seluruh unsur organisasi.

Ia berharap setiap unit kerja terus meningkatkan kualitas kinerja demi pelayanan publik yang lebih baik.

Rapat ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan memperkuat pembangunan zona integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Pembahasan difokuskan pada pemenuhan eviden, peningkatan kualitas pelayanan, penguatan pengawasan internal, serta pengembangan budaya kerja yang berintegritas dan profesional.

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.