Lansia di Polman Nyaris Hanyut Usai Terbawa Arus Sungai Lantora Saat Hendak Selamatkan Kandang Ayam
Ilham Mulyawan June 11, 2026 10:47 AM

TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN – Seorang pria lanjut usia bernama Sudirman (65) nyaris hilang hanyut terbawa arus Sungai Lantora, Kelurahan Sulewatang, Kecamatan Polewali, Kabupaten Polewali mandar (Polman), Sulawesi Barat pada Rabu (10/6/2026).

Kejadian ini terjadi sekitar pukul 20.00 WITA.

Baca juga: Statistik Jadi Bukti, Lini Serang Prancis Disebut Paling Mengerikan di Piala Dunia 2026

Baca juga: Bukan Lagi Favorit Juara Timnas Brazil Lebih Cocok Jadi Tim Kuda Hitam di Pildun 2026

Menindaklanjuti informasi tersebut, personel Polsek Polewali yang dipimpin Kanit IK Polsek Polewali AIPTU Ali Imran, SH, didampingi Bhabinkamtibmas AIPTU Andi Rikmal Basri, SH, bersama Ka SPKT BRIPKA Eko Prasetio, segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan dan pengumpulan keterangan.

Berdasarkan keterangan saksi, peristiwa bermula saat hujan deras mengakibatkan debit air Sungai Lantora meningkat dan meluap hingga ke halaman rumah korban. 

Pada saat itu, korban melihat kandang ayam miliknya hampir roboh akibat derasnya arus air. 

Korban kemudian berusaha menuju kandang tersebut, namun terjatuh dan masuk ke sungai hingga hanyut terbawa arus.

Melihat kejadian tersebut, saksi langsung berteriak meminta pertolongan. 

Berkat kesigapan warga sekitar, korban berhasil diselamatkan di sekitar jembatan yang berjarak kurang lebih 50 meter dari lokasi awal korban terjatuh.

Selanjutnya, korban dibawa oleh pihak keluarga ke RSUD H.A. Depu Polewali untuk mendapatkan pemeriksaan dan perawatan medis. 

Diketahui rumah korban berada tepat di bantaran sungai sehingga sangat rentan terdampak apabila terjadi peningkatan debit air atau luapan sungai saat hujan deras.

Kapolsek Polewali IPTU Samsul Bahri Subu mengimbau masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan, terutama saat cuaca ekstrem dan terjadi peningkatan debit air sungai.

"Kami mengingatkan warga yang tinggal di sekitar bantaran sungai agar tetap waspada dan tidak mengambil risiko yang dapat membahayakan keselamatan diri. Apabila terjadi kondisi darurat, segera meminta bantuan kepada warga sekitar maupun aparat setempat. Keselamatan jiwa harus menjadi prioritas utama," ujarnya.

Pihak kepolisian juga mengapresiasi kesigapan warga yang turut membantu proses penyelamatan korban sehingga dapat segera mendapatkan penanganan. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.