Tim Peneliti Rencanakan Uji Gas Fosfin di Rumah Agusyani Sleman
Iwan Al Khasni June 11, 2026 12:14 PM

 

Tribunjogja.com Yogyakarta -- Tim peneliti UGM kini menaruh perhatian besar pada dugaan keterlibatan gas fosfin (PH3) dalam fenomena kebakaran misterius di rumah Agusyani, Seyegan, Sleman. 

Berbeda dengan gas hidrogen yang sudah terdeteksi, fosfin relatif sulit diukur karena cepat bereaksi dengan oksigen. Untuk itu, tim berencana mendatangkan alat khusus dari vendor guna memastikan keberadaannya.

Selain itu, tim juga telah melakukan penyuntikan larutan air kapur ke dalam tanah sebagai metode penjenuhan basa. 

Tujuannya adalah memutus rantai produksi gas hidrogen dengan cara mematikan bakteri Clostridium yang diduga menjadi penghasil gas pemicu api.

Berikut langkah-langkah ilmiah yang sedang dan akan dilakukan tim UGM:

1. Deteksi Gas Hidrogen (Sudah Terbukti)

  • UGM sebelumnya mendeteksi konsentrasi hidrogen tinggi di lokasi.
  • Gunakan detektor gas untuk mengukur kadar H2
  • Konsentrasi terukur mencapai 40 ppm hingga 2.500 ppm
  • Diduga berasal dari fermentasi limbah organik ayam

2. Rencana Pengukuran Fosfin(Tahap Selanjutnya)

  • Tim akan mendatangkan alat khusus untuk mengukur gas fosfin (PH3).
  • Alat masih dalam proses pemesanan dari vendor
  • Fosfin terbentuk dari material kaya fosfat (tulang, bulu ayam)
  • Gas ini sangat reaktif dan mudah terbakar pada suhu kamar

3. Penyuntikan Larutan Air Kapur (Mitigasi Awal)

  • UGM menyuntikkan larutan basa untuk menekan produksi gas bawah tanah.
  • Larutan kapur murni disuntikkan ke empat titik strategis
  • Mengubah tingkat keasaman tanah menjadi basa
  • Membunuh bakteri Clostridium penghasil gas hidrogen

4. Kombinasi Data Penelitian (Langkah Final)

  • UGM akan menggabungkan data geolistrik, georadar, dan pengukuran gas.
  • Menentukan apakah sumber gas dangkal atau dalam
  • Menguji kemungkinan migrasi gas dari Sungai Nepen
  • Memberikan rekomendasi mitigasi darurat kepada Pemkab Sleman

Dengan tahapan ini, tim berharap bisa memastikan apakah fosfin benar-benar berperan sebagai pemicu kebakaran spontan. 

Jika terbukti, maka fenomena teror api di Seyegan bukan sekadar anomali geologi, melainkan kombinasi kompleks antara gas hidrogen, fosfin, dan kondisi lingkungan. (*)

Baca juga: Fenomena Api di Seyegan Masih Terjadi, Pemilik Rumah Ingin Ikhtiar Batin

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.