TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Kehidupan dua anak perempuan yang masih sangat belia mendadak berubah total dalam sekejap mata.
Mereka harus kehilangan figur ayah dan ibu sekaligus, setelah kedua orang tuanya tewas dalam sebuah kecelakaan maut yang melibatkan armada taksi Bluebird.
Kasus ini berimbas pada kehidupan artis Nikita Willy dan suaminya, Indra Priawan, yang mendadak ikut diserbu warganet di media sosial.
Kisah ini mencuat setelah dibagikan oleh adik korban melalui akun Instagram @rezaairwn.
Pada Rabu, 6 Mei 2026 lalu pasangan suami istri bernama Edih dan Ridanti Amalia berpamitan kepada kedua anak perempuan mereka yang masih kecil.
Kepada buah hatinya, pasutri ini berjanji hanya pergi keluar rumah sebentar.
Saat itu, pihak keluarga sama sekali tidak merasakan adanya firasat buruk atau tanda perpisahan yang aneh.
Namun, takdir berkata lain hanya dalam waktu satu jam kemudian.
Pihak keluarga menerima kabar duka bahwa Edih dan Ridanti dinyatakan meninggal dunia setelah ditabrak oleh armada taksi Bluebird.
Melalui tulisan di unggahannya, akun @rezaairwn mengenang kembali momen terakhir kebersamaan mereka sebelum petaka terjadi.
"Before pergi, dia menitipkan kedua anaknya kepada kami. Tidak ada tangisan, tidak ada firasat buruk, tidak ada perpisahan yang terasa seperti akhir. Kami semua mengira ia akan pulang seperti biasa. Namun ternyata, hari itu menjadi pertemuan terakhir kami," tulis adik korban.
Kehilangan kedua orang tua sekaligus dalam waktu sekejap tentu meninggalkan luka batin yang sangat mendalam bagi anak-anak yang masih sangat belia tersebut.
Baca juga: Ramai Dikaitkan dengan Aurelie Moeremans, Nikita Willy Pernah Curhat Sosok Artis yang Tak Disukai
"Kakakku dan suaminya meninggal dunia setelah ditabrak oleh taksi Bluebird. Dalam sekejap, dua anak yang masih sangat belia harus kehilangan ayah dan ibunya sekaligus. Kehangatan keluarga yang selama ini mereka rasakan berubah menjadi luka yang akan mereka bawa sepanjang hidup," lanjutnya.
Melihat nasib masa depan kedua keponakannya yang kini yatim piatu, pihak keluarga meminta pertanggungjawaban dari manajemen Bluebird Group.
Mereka menuntut jaminan kelangsungan hidup serta seluruh biaya pendidikan bagi kedua anak perempuan tersebut.
Demi mendapatkan keadilan, keluarga korban juga meminta bantuan dari warganet agar menyebarkan video tersebut hingga terdengar oleh jajaran petinggi perusahaan.
"Saya memohon bantuan teman-teman semua. Tolong bantu dengan memberikan komentar, membagikan, dan menyukai video ini agar suara kami dapat didengar dan mendapat perhatian dari pimpinan Bluebird," tulis pihak keluarga.
Merespons unggahan tersebut, warganet langsung bergerak cepat karena menilai belum ada titik terang yang memuaskan dari pihak perusahaan.
Netizen kemudian berbondong-bondong menyerbu dan menandai akun Instagram Nikita Willy serta suaminya, Indra Priawan.
Langkah ini diambil karena Indra Priawan diketahui merupakan cucu dari pendiri sekaligus salah satu pemilik saham utama di Bluebird Group.
Netizen mendesak Nikita Willy menggunakan pengaruh besarnya di media sosial untuk menyampaikan tuntutan keluarga korban ke sang suami.
"Halo kak @nikitawillyofficial94 tolong atensinya untuk menyampaikan kepada sang suami, kita sama-sama tahu bahwa masa depan anak juga harapan kita semua kan? Apalagi kakak punya impact besar dalam berstatement di sosmed," tutur salah satu netizen.
Akibat ramainya desakan publik yang menandai akun sang artis, manajemen Bluebird Group akhirnya memberikan pernyataan tertulis.
Melalui kolom komentar di media sosial, manajemen mengklaim bahwa proses mediasi dan diskusi bersama keluarga korban sebenarnya masih terus berjalan hingga Senin, 8 Juni 2026.
Perusahaan berjanji akan menyelesaikan masalah ini dengan bertanggung jawab.
"Bluebird terus menjalankan komitmennya untuk memberikan pendampingan serta upaya penyelesaian tanggung jawab. Adapun sampai dengan Senin, 8 Juni 2026 komunikasi serta diskusi masih dilakukan bersama keluarga. -Ys," tulis akun resmi @bluebirdgroup.