Laporan Kontributor Kuningan Ahmad Ripai
TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menerima kunjungan para kepala daerah yang tergabung dalam forum kerja sama Kunci Bersama di Jakarta Pusat yang di pimpin Bupati Kuningan H Dian Rachmat Yanuar.
AHY mengatakan tertarik dengan spirit yang melandasi terbentuknya Kunci Bersama, bukan sekadar kepanjangannya.
“Ketika pertama kali mendengar istilah ‘KUNCI BERSAMA’, saya tertarik untuk memahami bukan hanya kepanjangannya, tetapi juga spirit yang melandasinya. Karena terdapat perbedaan dan kesamaan untuk membangun bersama,” ujar AHY.
Menurutnya, forum ini menjadi ruang penting untuk memperkuat kolaborasi antar wilayah sekaligus menyelaraskan pembangunan daerah dengan prioritas nasional.
"Mengenai pelaksanaan pembangunan berbasis kawasan, penguatan konektivitas, logistik, investasi, hingga pengembangan sektor-sektor unggulan di kawasan Jawa Barat dan Jawa Tengah," ucapnya.
AHY berharap sinergi antara pemerintah pusat dan daerah melalui Kunci Bersama dapat menghasilkan pembangunan yang lebih kompetitif dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
“Tantangan pembangunan ke depan tidak dapat diselesaikan sendiri-sendiri, melainkan membutuhkan kerja bersama untuk mewujudkan kawasan yang semakin maju dan sejahtera,” katanya.
Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, selaku Ketua Sekretariat KUNCI BERSAMA, menuturkan dalam pertemuan tersebut dibahas berbagai persoalan pembangunan wilayah, khususnya yang dihadapi daerah-daerah yang tergabung dalam KUNCI BERSAMA.
“Kami menyampaikan berbagai kebutuhan pembangunan yang masih menjadi tantangan di daerah, termasuk di Kabupaten Kuningan. Mulai dari persoalan sedimentasi Waduk Darma, optimalisasi infrastruktur Waduk Kuningan, pembangunan jalan lingkar, hingga sejumlah ruas jalan yang masih membutuhkan dukungan pendanaan dari pemerintah pusat,” ujarnya, Kamis (11/6/2026).
Dian mengaku keterbatasan kemampuan fiskal daerah membuat dukungan pemerintah pusat masih sangat dibutuhkan, untuk mempercepat pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Selain itu, menyampaikan kondisi umum daerah-daerah yang tergabung dalam KUNCI BERSAMA yang terdiri dari 10 kabupaten/kota dengan jumlah penduduk sekitar 14 juta jiwa.
“Kawasan KUNCI BERSAMA sesungguhnya memiliki kekuatan ekonomi yang besar. Namun potensi tersebut belum teraktivasi secara maksimal karena masih lemahnya konektivitas antar wilayah.
Rata-rata indeks ketahanan pangan masih perlu ditingkatkan, kemampuan fiskal daerah masih bergantung pada pemerintah pusat,”katanya.
Dian berharap perhatian pemerintah pusat terhadap pembangunan infrastruktur dapat menjadi pemicu percepatan pertumbuhan ekonomi di wilayah KUNCI BERSAMA.
“Apabila pembangunan infrastruktur dapat dipercepat, insyaallah pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di kawasan KUNCI BERSAMA akan meningkat,” ungkapnya.
Diketahui Pertemuan tersebut dihadiri Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si. selaku Ketua Sekretariat KUNCI BERSAMA bersama para kepala daerah lainnya, yakni Kabupaten Cirebon, Kota Cirebon, Kabupaten Ciamis, Kabupaten Cilacap, Kabupaten Brebes, Kota Banjar, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Pangandaran, dan Kabupaten Indramayu.
Baca juga: Percepat Transformasi Digital, Kuningan Adopsi Sistem Monitoring MBG Sumedang