BBM Naik, Relawan Tagana di Tasikmalaya Mengaku Kesulitan Biayai Operasional Lapangan
Dedy Herdiana June 11, 2026 05:35 PM

 

Laporan wartawan TribunPriangan.com, Jaenal Abidin 

TRIBUNPRIANGAN.COM, KABUPATEN TASIKMALAYA - Dampak kenaikan harga BBM Pertamax menjadi Rp16.250 per liter memaksa sejumlah personel atau organisasi di dinas memperketat penggunaan kendaraan operasional khususnya di Kabupaten Tasikmalaya.

Salah satu organisasi yang terdampak kenaikan harga BBM Pertamax yakni Tagana yang berada di bawah Dinas Sosial yang harus memilih kendaraan untuk digunakan pada setiap kegiatannya.

Saat ini kendaraan operasional Tagana menggunakan BBM jenis solar kini dialihkan ke Dexlite yang harganya cukup tinggi.

"Dampak kenaikan BBM khusus bagi kami relawan di bawah naungan Kemensos dan Dinas Sosial yang diamanahkan pinjam pakai kendaraan operasional plat merah baik R2 R4 sampai R6 sangat berdampak terhadap pergerakan kami di lapangan yg notabene pembiayaan anggaran operasional dari swadaya anggota," kata Ketua FK Tagana Kabupaten Tasikmalaya, Jembar Adi Setya dikonfirmasi TribunPriangan.com, Kamis (11/6/2026).

Baca juga: Kenaikan Harga BBM dan Oli Cekik Driver Ojol di Ciamis: Pendapatan Tetap

Bahkan kenaikan ini membuat peralihan penggunaan BBM yang sebelumnya sangat jauh perbandingannya harganya.

"Saat ini kebijakan bio solar yang dialihkan ke dexlite untuk R4 dan R6 yang perbandingan harganya begitu jauh sehingga beberapa kendaraan jarang digunakan karena anggaran tidak memadai," keluhnya.

Begitu pun kebijakan kenaikan harga Pertamax yang biasa digunakan untuk kendaraan operasional lainnya sangat menguras anggaran kas yang berasal dari swadaya anggota.

"Sehingga kami harus menggunakan kendaraan pribadi seadanya untuk ke lokasi bencana atau kegiatan organisasi lainnya," ucap Jembar.

Selain itu, ia juga saat ini harus memilih kegiatan dan tidak memaksakan agenda yang perlu mengeluarkan biaya operasional kendaraan yang besar.

"Paling ayeuna mah ngemut-ngemut bade ka lapangan ngangge kendaraan dinas teh (paling untuk sekarang pikir-pikir dulu kalau mau menggunakan kendaraan dinas)," jelasnya.

Diketahui, harga Pertamax naik jadi Rp 16.250, sedangkan harga produk Pertamina Dex mengalami penurunan menjadi Rp24.800 per liter dari yang sebelumnya Rp 27.900 per liter.

Begitu juga dengan produk Dexlite yang saat ini dibanderol Rp 23.000 per liter dari sebelumnya Rp 26.600 per liter.

Tapi untuk produk BBM bensin dengan RON 98 atau Pertamax Turbo mengalami kenaikan menjadi Rp 20.750 per liter dari sebelumnya hanya Rp 19.900 per liter.

Adapun untuk produk BBM Pertalite, Pertamax dan Solar Subsidi tidak mengalami perubahan.(*)

Baca juga: Update Kenaikan Harga BBM Terbaru Pekan Kedua Juni 2026

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.