Manchester United kembali dikaitkan dengan kemungkinan merekrut bek papan atas, namun laporan terbaru menunjukkan bahwa rumor tersebut tidak memiliki dasar yang kuat. Berdasarkan laporan dari Manchester Evening News, Setan Merah saat ini tidak sedang menyiapkan penawaran untuk kapten Tottenham Hotspur, Cristian Romero, meskipun beberapa kabar sebelumnya menyebutkan adanya ketertarikan dari pihak United.
Manchester United memang perlu berhati-hati dalam merencanakan lini pertahanan mereka. Namun, mengeluarkan dana besar untuk pemain belakang berpengalaman di Liga Premier tidak sejalan dengan pendekatan rekrutmen yang lebih disiplin yang tengah dibangun klub di bawah kepemimpinan INEOS.
Mengapa keterkaitan dengan Romero sejak awal tampak sulit
Beberapa laporan, termasuk yang dimuat oleh The Sun, mengklaim bahwa United dapat mempertimbangkan langkah untuk menduetkan Romero dengan rekan setimnya di tim nasional Argentina, Lisandro Martinez, yang dinilai sebagai kombinasi menarik.
Namun, ada sejumlah hambatan yang jelas. Tottenham tidak akan melepas sang kapten dengan harga murah, apalagi ke sesama klub Liga Premier. Selain itu, Spurs baru memperpanjang kontrak jangka panjang Romero tahun lalu melalui situs resmi klub, yang memperkuat posisi mereka dalam negosiasi apa pun.
Dari sisi United, kesepakatan semacam ini tampaknya bukan prioritas utama. Mereka sudah memiliki beberapa opsi di posisi bek tengah, termasuk Martinez, Matthijs de Ligt, Leny Yoro, Harry Maguire, serta sejumlah pemain pelapis lainnya.
Kecuali terjadi kepergian besar-besaran di lini belakang, sulit membenarkan pengeluaran besar untuk posisi tersebut.
Keputusan yang logis dari Manchester United
Secara realistis, keputusan United untuk menjauh dari rumor seperti ini bisa dianggap langkah yang bijak. Klub tersebut sebelumnya telah melakukan beberapa pembelian mahal di lini pertahanan, namun tidak semuanya memberikan stabilitas jangka panjang yang diharapkan.
Romero memang merupakan bek tangguh dan berpengalaman di Liga Premier, tetapi faktor biaya, statusnya di Spurs, serta situasi skuad United saat ini menjadikan transfer ini tampak lebih sensasional daripada realistis.
Untuk saat ini, rumor ini tampaknya hanya menjadi cerita yang mencuri perhatian tanpa memiliki dasar yang cukup kuat di baliknya.