Situasi Kantor BPK Perwakilan Sumsel Usai Ketua Tim Pemeriksa Ditahan KPK, Tak Ada Tambahan Sekuriti
Refly Permana June 11, 2026 05:27 PM

 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Situasi di kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Sumatra Selatan (Sumsel) masih berjalan seperti biasa pasca Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan seorang Ketua Tim Pemeriksa, yakni Titin Rita Lestari, terkait kasus dugaan suap Bupati Muara Enim nonaktif Edison.

Pantauan Sripoku.com dari luar kantor BPK Perwakilan Sumsel pada Kamis (11/6/2026) sekitar pukul 14.20 WIB, gerbang pintu masuk ddijaga 4 orangdi pos sekuriti seperti biasa. Tidak ada tambahan pengamanan ataupun pembatasan bagi tamu yang datang.

Beberapa kendaraan baik berpelat biasa maupun berpelat merah atau kendaraan dinas terparkir. Terlihat juga mobil keluar masuk serta tamu yang datang, menunjukkan aktivitas berjalan normal.

"Masih seperti biasa aktivitas dan pelayanan, tidak ada pembatasan. Setiap ada tamu ya melapor sekuriti dulu, baru disampaikan ke dalam," ujar salah seorang pegawai yang enggan menyebutkan nama.

Baca juga: Nasib Ketua Tim Pemeriksa BPK Sumsel Ditahan KPK Usai Diperiksa di Kasus Bupati Muara Enim

Saat dibincangi, pegawai itu enggan memberikan komentar terkait ditahannya salah seorang Ketua Tim Pemeriksa BPK.

"Tapi soal itu, semuanya biar pusat yang menangani," katanya.

Sebelumnya, KPK menahan Titin Rita Lestari, Ketua Tim Pemeriksa Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Sumatera Selatan. 

Titin tampak memakai rompi tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) usai diperiksa terkait kasus dugaan suap pengaturan temuan BPK yang menjerat Bupati Muara Enim nonaktif, Edison, pada Kamis (11/6/2026).

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.