Keluarga Ungkap Sejumlah Kejanggalan Kasus Karyawati Bank di PALI yang Ditemukan Tewas di Kontrakan
Slamet Teguh June 11, 2026 08:32 PM

 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALI – Kematian Agnes Veronica, karyawan kontrak lepas (outsourcing) bagian marketing officer di Bank Sumsel Babel Cabang Tanah Abang, Kabupaten PALI, Sumsel masih menyisakan tanda tanya besar bagi pihak keluarga.

Keluarga mengaku sulit menerima atas kasus yang menimpa Agnes dan menilai terdapat sejumlah kejanggalan yang perlu diusut lebih lanjut oleh pihak kepolisian.

Anelka, paman korban yang sejak kecil merawat Agnes hingga dewasa, mengatakan awalnya keluarga menerima penjelasan yang disampaikan aparat kepolisian terkait peristiwa tersebut. Namun, setelah mendengar berbagai informasi yang berkembang, termasuk dari teman kos korban, muncul keraguan mengenai penyebab kematian Agnes.

“Awalnya kami menerima apa yang disampaikan pihak kepolisian. Namun setelah mendengar berbagai informasi, kami merasa ada hal yang tidak wajar,” kata Anelka, Kamis (11/6/2026).

Menurutnya, Agnes merupakan pribadi yang tegar dan tidak mudah menyerah dalam menghadapi berbagai persoalan hidup.

“Saya sangat mengenal keponakan saya. Dia orang yang kuat dan tidak pernah menyerah menghadapi masalah,” ujarnya.

Anelka mengakui pihak keluarga sempat menandatangani surat penolakan autopsi saat jenazah ditemukan.

Namun, keputusan itu diambil ketika keluarga masih dalam kondisi panik dan terpukul.

“Benar, saat itu kami menolak autopsi karena masih syok. Apalagi ketika kejadian berlangsung, keluarga tidak dilibatkan. Tahu-tahu korban sudah berada di rumah sakit,” ungkapnya.

Baca juga: Polisi Ungkap Pemicu Kematian Karyawati Bank di PALI, Diduga dari Hubungan Asmara yang Meredup

Baca juga: Sosok Agnes Veronica, Karyawati Bank di PALI Ditemukan Tewas di Kontrakan, Dikenal Ceria

Hal senada disampaikan Rian, kerabat korban lainnya.

Ia mengaku masih menyimpan kecurigaan terhadap penyebab meninggalnya Agnes dan berharap kasus tersebut dapat diusut secara menyeluruh.

“Banyak kejanggalan yang kami rasakan. Saya tidak yakin keponakan kami mengakhiri hidupnya seperti itu,” tegas Rian.

Ia juga menyayangkan pihak pengelola kos yang tidak segera menghubungi keluarga sebelum korban dibawa ke rumah sakit.

Diketahui, Agnes Veronica ditemukan meninggal dunia di kamar mandi sebuah rumah kontrakan di Dusun I, Desa Tanah Abang Jaya, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten PALI, pada Selasa (9/6/2026) sekitar pukul 06.20 WIB.

Korban ditemukan dalam kondisi leher terikat jilbab berwarna cokelat yang tersangkut pada ventilasi kamar mandi.

Agnes merupakan karyawan outsourcing Bank Sumsel Babel Cabang Tanah Abang yang telah bekerja sebagai marketing officer selama kurang lebih tiga tahun.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pada malam sebelum kejadian korban berada di kamar kos bersama rekannya. Keesokan paginya, seorang teman korban bernama Anjelina (25) terkejut saat masuk ke kamar mandi dan menemukan Agnes sudah tidak bernyawa.

Hingga kini, keluarga berharap pihak kepolisian dapat melakukan penyelidikan secara mendalam untuk mengungkap secara terang penyebab kematian Agnes Veronica.

 

 

Ikuti dan bergabung dalam saluran WhatsApp Tribunsumsel.com

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.