WARTAKOTALIVE.COM, JAGAKARSA - Institut Agama Islam (IAI) Al-Irsyad Jakarta resmi berdiri dan mulai beroperasi sebagai perguruan tinggi Islam baru di ibu kota.
Kehadiran kampus itu diharapkan dapat memperkuat pengembangan pendidikan Islam yang adaptif terhadap perkembangan zaman dan berwawasan global.
Peresmian IAI Al-Irsyad Jakarta yang berada di Jalan Raya Lenteng Agung No 34, Jagakarsa, berlangsung pada Kamis (11/6/2026).
Turut hadir Menteri Agama Nasaruddin Umar yang sekaligus meresmikan gedung kampus.
Acara berlangsung khidmat dengan dihadiri jajaran yayasan, akademisi, tokoh pendidikan, serta para undangan.
Ketua Yayasan Bina Ilmu Irsyadi, Ali Saman Hasan mengatakan, berdirinya IAI Al-Irsyad Jakarta merupakan wujud cita-cita para alumni Pesantren Islam Al-Irsyad bersama berbagai elemen masyarakat untuk menghadirkan perguruan tinggi Islam modern di Jakarta.
Menurutnya, IAI Al-Irsyad Jakarta akan berfokus pada pembentukan lulusan yang memiliki pemahaman agama yang kuat sekaligus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan.
“IAI Al-Irsyad Jakarta diharapkan mampu melahirkan generasi yang memiliki wawasan global, siap menghadapi tantangan masa depan, dan mampu menjadi pemimpin umat yang kompeten,” ujarnya.
Baca juga: Hambatan RDF Rorotan Jakut Terkuak, Judistira Hermawan Minta Infrastruktur Segera Dibenahi
Sementara itu, Rektor IAI Al-Irsyad Jakarta, Abdul Aziz Ibrahim menjelaskan pada tahap awal kampus akan membuka sejumlah program studi keagamaan.
Di antaranya Ekonomi Syariah, Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), dan Pendidikan Bahasa Arab.
Ia menambahkan, pengembangan institusi akan terus dilakukan secara bertahap dengan target menjadi universitas yang memiliki program studi lebih beragam tanpa meninggalkan nilai-nilai Islam sebagai landasan utama.
“Pengembangan kampus ke depan akan tetap berpegang pada prinsip Islam, modernitas, dan wawasan global sebagai karakter utama institusi,” katanya.
Dengan peresmian kampus oleh Menteri Agama, IAI Al-Irsyad Jakarta diharapkan dapat menjadi pusat pendidikan Islam modern yang mampu melahirkan sumber daya manusia berakhlak, berdaya saing global, serta berkontribusi dalam pembangunan nasional menuju Indonesia Emas. (m31)