TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Walikota Samarinda, Andi Harun mengikuti pertemuan bersama PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) pada 5 Juni 2026 lalu, sebagai upaya memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dengan industri hulu migas.
Bertempat di Kantor PHI, Gedung Elnusa, Jalan TB Simatupang Kav 1B, Jakarta, kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam membangun kolaborasi untuk mendukung keberlanjutan operasi hulu migas yang penting bagi ketersediaan dan ketahanan energi nasional.
Sejumlah pihak turut hadir dalam acara tersebut, di antaranya Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur (Kaltim) Supardi, Kepala Kantor Pertanahan (KANTAH) Kota Samarinda Ceto Subagiyo, serta Plt. Kepala Kantor Wilayah BPN Kaltim Budi Harsoyo Cahyonowinahyu.
Baca juga: LPS Gandeng OJK dan BI Tingkatkan Literasi Keuangan Mahasiswa Unmul Samarinda
Sinergi pengamanan aset Barang Milik Negara (BMN) berupa lahan yang berada di wilayah migas Under Muara Mahakam (UMM), yang dikelola oleh PT Pertamina EP (PEP) di Kalimantan Timur, menjadi salah satu fokus utama dalam pertemuan tersebut.
Dalam kesempatan itu, Andi Harun menyampaikan bahwa pembangunan daerah tidak bisa dilepaskan dari isu pertanahan.
Penyelesaian persoalan pertanahan secara komprehensif dinilainya menjadi hal yang sangat penting guna mencegah munculnya potensi sengketa agraria di kemudian hari, terutama di wilayah Kota Samarinda.
"Penyelesaian isu pertanahan secara komprehensif diperlukan untuk mencegah potensi sengketa agraria di masa mendatang, khususnya di Kota Samarinda," jelasnya.
Lebih lanjut, orang nomor satu di Kota Tepian itu menekankan pentingnya koordinasi yang berkesinambungan antara PHI dan para pemangku kepentingan terkait, agar berbagai persoalan pertanahan dapat dituntaskan secara menyeluruh.
Dirinya juga berharap sinergi yang semakin erat antara pemerintah daerah dan sektor energi mampu memberikan manfaat nyata bagi pembangunan Kota Samarinda, sekaligus turut mendukung keberlanjutan sektor energi nasional.
Bagi Andi Harun, pertemuan semacam ini menjadi sarana penting untuk mempererat hubungan antara PHI dan Pemerintah Kota Samarinda, sekaligus wadah berbagi informasi terkini seputar industri hulu migas.
"Ini langkah strategis untuk mempererat hubungan dan membangun sinergi antara PHI dengan Pemerintah Kota Samarinda, sekaligus menjadi sarana untuk berbagi informasi terkini terkait industri hulu migas dalam mendukung ketahanan energi nasional," pungkasnya. (*)