BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Satu-persatu kelompok terbang (kloter) Embarkasi Banjarmasin tiba di tanah air setelah menjalani ibadah haji di Makkah, Arab Saudi.
Terbaru, kloter 6 yang diangkut dari Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah menggunakan pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GIA 975, take off pada Rabu (10/6/2026) pukul 23.45 Waktu Arab Saudi (WAS).
Pesawat jemaah mendarat dengan selamat di Bandara Internasional Syamsudin Noor pada Kamis (11/6/2026) pukul 18.03 Wita.
Setibanya di bandara, seluruh jemaah kemudian dibawa menggunakan bus ke Asrama Haji di Banjarbaru dan mengikuti acara penyambutan di Aula Jeddah oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Kalsel, Eddy Khairani dan pemda setempat.
“Jemaah haji kloter enam telah tiba dengan selamat mendarat dan telah diterima di Asrama Haji Debarkasi Banjarmasin tadi,” katanya, Kamis (11/6/2026) malam.
Baca juga: Separuh Wilayah Kalsel Masuk Konsesi, Walhi: Banjir dan Karhutla Akan Terus Berulang
Baca juga: Demo Reformasi Jilid II Bakal Digelar, BEM Seluruh Indonesia Beri Tenggat Waktu 18 Hari
Baca juga: Dugaan Korupsi BOP PKBM, Dua Pengelola Ditahan Kejari Tanahlaut
Kloter ini berasal dari berbagai kabupaten di Provinsi Kalimantan Tengah. Antara lain, Kabupaten Kotim, Seruyan, Kapuas, Lamandau, dan Pulau Pisang.
Humas Kanwil Kemenhaj Kalsel, Dayat, mengatakan jemaah haji kloter 6 yang tiba di Indonesia ini berjumlah 360 orang, terdiri dari laki-laki 168 orang dan 192 jemaah perempuan.
Ia juga mengungkapkan satu jemaah berkurang karena sebelumnya wafat dan telah dimakamkan di Tanah Suci.
Ia adalah almarhum Muhammad Darmawan berusia 66 tahun, kloter 6 dari Kabupaten Seruyan, Provinsi Kalteng.
Kanwil Kemenhaj Kalsel juga mencatat jemaah yang terdata sebagai resiko tinggi (risti) pada kloter 6 Debarkasi Banjarmasin asal Kalteng.
Total risti 286 jemaah, terdiri dari 130 laki-laki dan 156 jemaah perempuan. Rinciannya, risti berat 38 orang, risti sedang 92, dan risti ringan 156 jemaah.(Banjarmasinpost.co.id/Rizki Fadillah)