Cara Mengatasi Mobil Bermasalah di Jalan, Jika Salah Bisa Picu Kerusakan Lebih Parah
rival al manaf June 12, 2026 12:14 AM

TRIBUNJATENG.COM - Menghadapi situasi mobil mogok di jalan kadang membuat bingung, terlebih jika lokasinya jauh dari bengkel.

Terlebih jika mogoknya kendaraan bukan karena masalah sederhana misalnya ban bocor atau aki tekor.

Ada banyak masalah kendaraan yang lebih kompleks saat mogok dan jika salah penanganannya bisa menimbulkan kerusakan lebih parah.

Sejumlah gangguan teknis yang lebih kompleks justru kerap muncul tanpa gejala yang jelas dan sulit ditangani sendiri oleh pemilik kendaraan.

Baca juga: Pemerintah Janji Tak Naikkan Harga Solar dan Pertalite

Baca juga: Menkop Fokus Operasionalkan Kopdes yang Sudah Ada

Kondisi tersebut umumnya terjadi setelah kendaraan digunakan untuk perjalanan jauh, terjebak kemacetan dalam waktu lama, atau beroperasi dengan intensitas tinggi setiap hari.

Akibatnya, banyak pengendara kebingungan mengambil langkah yang tepat ketika mobil mendadak bermasalah di jalan.

CEO layanan perbengkelan Garasi.id Ardy Alam menjelaskan tidak sedikit kasus kerusakan kendaraan yang sebenarnya dapat dicegah agar tidak menjadi lebih parah apabila mendapatkan penanganan sejak gejala awal muncul.

“Banyak pengendara baru berhenti ketika mobil benar-benar tidak bisa berjalan. Padahal sebelumnya kendaraan sudah memberikan berbagai tanda gangguan yang sering kali diabaikan,” ujar Ardy Alam.

Salah satu gangguan yang paling banyak ditemui adalah mesin overheat, terutama setelah kendaraan digunakan dalam perjalanan jauh atau terjebak kemacetan panjang.

Pada tahap awal, gejalanya biasanya ditandai dengan kenaikan indikator suhu mesin.

Namun dalam beberapa kasus, suhu dapat meningkat secara drastis hingga mengeluarkan uap dari ruang mesin.

Penyebabnya tidak selalu karena radiator kekurangan cairan pendingin. Kerusakan kipas radiator, kebocoran selang, gangguan thermostat, hingga penurunan performa sistem pendingin juga dapat menjadi pemicu.

Apabila kendaraan tetap dipaksakan berjalan dalam kondisi overheat, risiko kerusakan komponen mesin dapat meningkat dan membutuhkan biaya perbaikan yang tidak sedikit.

Gangguan Transmisi Matic Kerap Membuat Pengendara Panik

Masalah lain yang cukup sering terjadi adalah transmisi matic yang tiba-tiba menghentak, terlambat berpindah gigi, atau kehilangan tenaga saat berakselerasi.

Karena berkaitan langsung dengan sistem transmisi yang kompleks, kondisi ini umumnya sulit ditangani tanpa pemeriksaan teknis yang memadai.

Banyak pengendara memilih tetap melanjutkan perjalanan demi mencapai tujuan.

Padahal tindakan tersebut berpotensi memperburuk kerusakan internal transmisi yang biaya perbaikannya dapat mencapai puluhan juta rupiah.

Jangan Memaksakan Kendaraan Tetap Berjalan

Ardy mengingatkan bahwa memaksakan kendaraan yang sudah menunjukkan gejala kerusakan merupakan salah satu penyebab utama memburuknya kondisi mobil.

Faktor seperti minimnya pengetahuan teknis, kesulitan mencari bantuan, atau keinginan untuk tetap mencapai tujuan sering membuat pengendara menunda penanganan yang semestinya dilakukan lebih awal.

Padahal, dalam banyak kasus, keterlambatan penanganan justru meningkatkan risiko kerusakan dan biaya perbaikan yang harus dikeluarkan.

Untuk membantu pengendara menghadapi kondisi darurat di jalan, pihaknya menghadirkan layanan Asisten Darurat dan Towing Express yang dapat digunakan sesuai tingkat kerusakan kendaraan.

Melalui layanan Asisten Darurat, pengendara dapat memperoleh bantuan langsung di lokasi untuk berbagai kendala ringan seperti jumper aki, penggantian ban, pengantaran bahan bakar, hingga bantuan ketika kunci tertinggal di dalam kendaraan.

Sementara untuk kondisi yang lebih serius seperti overheat, gangguan transmisi, mobil mogok total, maupun kerusakan sistem kelistrikan, Garasi.id menyediakan layanan Towing Express sebagai solusi evakuasi kendaraan.

Layanan ini dirancang untuk membantu kendaraan yang sudah tidak memungkinkan melanjutkan perjalanan sehingga tidak dipaksakan berjalan dan berisiko mengalami kerusakan yang lebih besar.

Proses evakuasi dilakukan menggunakan metode towing sesuai standar, termasuk towing gendong untuk menjaga keamanan kendaraan selama proses pemindahan. Penanganan dilakukan oleh jaringan mitra profesional yang telah berpengalaman menangani berbagai kondisi darurat kendaraan.

Dengan dukungan jaringan layanan yang tersedia di berbagai wilayah Indonesia, Towing Express diharapkan dapat memberikan akses bantuan yang lebih cepat bagi pengendara yang mengalami kendala di jalan.

Sebagai bagian dari perlindungan kendaraan, layanan tersebut dapat diakses melalui program keanggotaan dengan biaya Rp500 ribu per tahun yang mencakup perlindungan selama 12 bulan dan hingga tiga kali penggunaan layanan, baik untuk Asisten Darurat maupun Towing Express. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.