Pemerintah Janji Tak Naikkan Harga Solar dan Pertalite
Vito June 12, 2026 12:14 AM

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Pemerintah memastikan tidak akan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, setelah naiknya harga Pertamax series.  

Diketahui, pemerintah resmi mengerek harga Pertamax dari sebelumnya Rp 12.300/liter menjadi Rp 16.250/liter dan Pertamax Green dari Rp 12.900/liter menjadi Rp 17.000/liter mulai Rabu (10/6).

Juru Bicara Kementerian ESDM, Dwi Anggia menyampaikan, Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia untuk tetap memprioritaskan masyarakat rentan. 

Menurut dia, pemerintah menjamin tarif BBM bersubsidi seperti Pertalite dan Biosolar tidak akan mengalami perubahan demi menjaga daya beli wong cilik. 

"Presiden mengeluarkan kebijakan yang pro wong cilik. BBM subsidi dijaga untuk tidak naik. Pertalite tidak akan naik, Biosolar atau Solar subsidi juga tidak akan naik," tegasnya, ditemui di Kementerian ESDM Jakarta, Kamis (11/6). 

Ia berujar, pemerintah memahami kekhawatiran dan kondisi psikologis masyarakat akibat kenaikan harga BBM non-subsidi jenis Pertamax dan Pertamax Green.  

Namun, Dwi menuturkan, fluktuasi harga minyak mentah dunia saat ini memberikan tekanan terhadap kalkulasi harga jual di dalam negeri, khususnya bagi BBM nonsubsidi. 

"Kalau kita perhatikan bersama, kondisi geopolitik ini berlangsung sangat berdampak mempengaruhi harga minyak, yang sangat folatile jadinya. Makanya juga berdampak terhadap harga minyak di tanah air. Khususnya kali ini kita bicara BBM non-subsidi," terangnya. 

Dwi menjelaskan, penyesuaian harga Pertamax dan Pertamax Green pada dasarnya mengikuti dinamika mekanisme pasar yang berlaku.

Formula harga akhir itu tidak hanya ditentukan harga minyak mentah (crude), melainkan turut dipengaruhi komponen biaya logistik lain. 

"Karena parameternya, harga ini tidak bicara crude atau BBM produknya saja, tapi juga ada biaya distribusi di situ, biaya penyimpanan dan pajak dan lain-lain. Sehingga dalam kondisi yang sekarang, mau tidak mau memang harus ada penyesuaian," jelasnya. (Kontan/Arif Ferdianto)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.