Laporan Wartawan Tribunjabar.id, Deanza Falevi
TRIBUNJABAR.ID, SUBANG - Dua pria yang diduga hendak melakukan pencurian di kawasan Lembur Pakuan, Kecamatan Kalijati, Kabupaten Subang, diamankan warga setelah gerak-geriknya mencurigakan.
Salah satu dari mereka diketahui membawa kartu identitas mengatasnamakan Tribun Jabar yang dipastikan palsu.
Kapolsek Kalijati, Ipda Budiman, mengatakan kedua pria tersebut diserahkan warga ke pihak kepolisian dalam kondisi telah mengalami luka akibat sempat menjadi sasaran amukan massa.
"Informasi sementara yang kami terima, peristiwa ini masih dalam tahap percobaan pencurian. Belum ada laporan barang yang berhasil diambil oleh pelaku," ujar pria yang akrab dipanggil Abah Budiman itu kepada Tribunjabar.id, Kamis (11/6/2026).
Menurutnya, polisi masih melakukan pendalaman terkait peran kedua pria tersebut.
Baca juga: BOS Persib Tanggapi Bentrok Dua Tim Raksasa ASEAN Persib vs JDT di ACC 2026/2027
Dari hasil pemeriksaan awal, salah seorang yang diamankan disebut memiliki riwayat gangguan kejiwaan, sementara satu orang lainnya dalam kondisi normal.
"Sekarang masih kami konfirmasi kepada pihak keluarga. Kalau memang yang bersangkutan memiliki riwayat gangguan jiwa, kami minta keluarga menunjukkan surat keterangan yang mendukung informasi tersebut," katanya.
Polisi juga berencana meminta keterangan dari pihak yang diduga menjadi korban untuk memastikan kronologi kejadian secara utuh.
Identitas Palsu, Bukan Karyawan Tribun Jabar
Sementara itu, beredarnya informasi bahwa salah satu pria yang diamankan merupakan wartawan Tribun Jabar langsung dibantah oleh manajemen media tersebut.
Pemimpin Redaksi Tribun Jabar, Adi Sasono, menegaskan bahwa tidak ada karyawan maupun awak redaksi Tribun Jabar yang terlibat dalam kasus tersebut.
Ia memastikan identitas yang dibawa pelaku merupakan kartu pers palsu.
"Kami tidak mempunyai karyawan atau awak redaksi bernama seperti yang disebutkan dalam kasus tersebut. Yang bersangkutan juga membawa identitas palsu karyawan Tribun Jabar," tegas Adi.
Menurut Adi, tindakan penggunaan identitas pers palsu sangat merugikan lembaga media karena dapat merusak reputasi dan kredibilitas yang telah dibangun selama puluhan tahun.
Baca juga: Soal Aturan Menkes Batasi Nikotin Tapi Standarisasi Rokok Polos, Ketua APTI: Bunuh Petani Tembakau
"Tindakan itu merugikan lembaga kami. Ketidakpercayaan masyarakat yang muncul akibat kasus seperti ini juga dapat mengancam keselamatan jurnalis kami yang sedang bertugas di lapangan," ujarnya.
Ia menambahkan, seluruh jurnalis Tribun Jabar dibekali kartu identitas resmi dan menjalankan tugas jurnalistik sesuai kode etik. Masyarakat yang ragu terhadap identitas seseorang yang mengaku wartawan Tribun Jabar diminta melakukan verifikasi langsung ke kantor redaksi.
"Kami berkomitmen menjalankan fungsi pers secara profesional, beretika, dan berpihak kepada kepentingan publik. Segala bentuk penyalahgunaan identitas pers merupakan tindakan serius yang akan kami tempuh melalui jalur hukum," kata Adi.
Hingga kini, Polsek Kalijati masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap motif kedua pria tersebut serta memastikan unsur pidana yang dapat diterapkan dalam kasus tersebut. (*)