Jakarta (ANTARA) - UEFA menunjuk wasit asal Somalia Omar Artan memimpin laga UEFA Super Cup 2026 setelah gagal berpartisipasi dalam Piala Dunia 2026 di Meksiko, Kanada, dan Amerika Serikat karena aksesnya ditolak otoritas di Amerika Serikat.
"Sepak bola diciptakan untuk menghubungkan manusia, dan UEFA ingin menunjukkan rasa hormatnya kepada Omar serta kemampuan perwasitannya yang luar biasa, yang telah mengantarkannya menerima nominasi bergengsi, " kata Presiden UEFA Aleksander Ceferin dalam laman resmi UEFA yang dipantau di Jakarta, Jumat.
Artan telah masuk dalam daftar wasit internasional FIFA sejak 2018 dan dinobatkan sebagai Wasit Pria Terbaik Konfederasi Sepak Bola Afrika atau CAF Tahun 2025.
Wasit berusia 34 tahun itu gagal menjadi orang Somalia pertama yang menjadi wasit di putaran final Piala Dunia karena permintaan visanya ditolak.
Setelah hal itu terjadi, FIFA memastikan Omar Artan tak bisa menjadi wasit pada putaran final Piala Dunia dan telah memberikan keterangan resmi soal ini.
UEFA kemudian menunjuk Artan sebagai wasit UEFA Super Cup 2026 yang akan berlangsung pada 12 Agustus di Salzburg, setelah melakukan pembahasan dengan Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF).
Keputusan itu merujuk pada kerangka Nota Kesepahaman atau MoU yang baru-baru ini ditandatangani antara UEFA dan CAF guna mendorong kerja sama di berbagai bidang, termasuk perwasitan.
UEFA dan CAF dipersatukan oleh komitmen bersama untuk mengembangkan sepak bola di semua tingkatan serta mempromosikan nilai-nilai inti persatuan, kesetaraan, dan non-diskriminasi.
Artan akan memimpin pertandingan yang akan mempertemukan juara Liga Champions UEFA, Paris Saint-Germain, dengan juara Liga Europa UEFA, Aston Villa.
Ceferin menjelaskan bahwa Omar Artan adalah wasit muda yang luar biasa, namun sudah sangat berpengalaman. Ia telah membuktikan kemampuannya di level kompetisi tertinggi CAF.
"Saya berterima kasih kepada sahabat saya, Presiden CAF Patrice Motsepe, atas dukungannya yang antusias terhadap inisiatif kami," katanya.
Meskipun masih tergolong muda, Artan telah membuktikan dirinya sebagai salah satu wasit terbaik di dunia dan telah terdaftar dalam daftar wasit internasional FIFA sejak 2018.
Salah satu pertandingan paling bergengsi yang pernah dipimpinnya adalah laga kedua final Liga Champions CAF musim 2025/26. Sebagai pengakuan atas performanya, ia menerima penghargaan Wasit Pria Terbaik CAF 2025.
Sementara itu, Presiden CAF Patrice Motsepe mengatakan bahwa Omar Artan telah membuat Somalia dan seluruh masyarakat Benua Afrika sangat bangga.
Penghargaan Wasit Pria Terbaik CAF 2025 yang diterimanya serta penunjukannya sebagai wasit Piala Dunia FIFA 2026 merupakan pengakuan atas kemampuan perwasitannya yang berkelas dunia dan penghormatan internasional yang ia nikmati.
Ia menyampaikan terima kasih kepada Aleksander Ceferin karena telah memungkinkan Omar Artan memimpin pertandingan UEFA Super Cup 2026.
"Ini merupakan kehormatan besar bagi Omar Artan dan para wasit Afrika, sekaligus contoh yang sangat baik tentang bagaimana sepak bola dapat mempertemukan dan menyatukan orang-orang dari Afrika, Eropa, dan seluruh dunia," katanya.





