Tarif Listrik dan Harga Gas LPG Ikut Naik? Tanggapan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia
Salomo Tarigan June 12, 2026 06:27 AM

TRIBUN-MEDAN.com - Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi memicu kekhawatiran warga akan disusul melonjaknya harga gas LPG, maupun tarif listrik bersubsidi. 

Harga Pertamax Rp12.300 per liter.

Kini Pertamax Rp16.250 (di Sumut Rp16.650 per liter)   

Sementara harga Pertamax Green menjadi Rp17.000 per liter atau naik Rp5.000 per liter dari sebelumnya Rp12.900 per liter.

Alasan Pertamina Menaikkan Harga BBM Subsidi 

Penyesuaian (kenaikan) harga BBM nonsubsidi seperti Pertamax dan Pertamax Green yang dilakukan oleh PT Pertamina (Persero) disebabkan oleh lonjakan harga minyak mentah dunia serta melemahnya nilai tukar Rupiah.

Baca juga: Daftar Lokasi Mati Air Gangguan Distribusi PDAM Tirtanadi di Medan, Estimasi Rehabilitasi Air 2 Hari

Menurut Pertamina, penyesuaian atau kenaikan ini berdasarkan hasil evaluasi dan telah dikoordinasikan dengan pemerintah.

Bagaimana harga gas LPG dan tarif listrik?

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan, tidak ada kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi, LPG, maupun tarif listrik bersubsidi. 

 

Penegasan ini disampaikan usai dirinya menghadap Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Kamis (11/6/2026).

 

Meski demikian, Bahlil menegaskan bahwa harga BBM non-subsidi seperti Pertamax akan dibiarkan berfluktuasi mengikuti mekanisme harga pasar. Ia meminta masyarakat tidak panik karena perhitungan harga non-subsidi tetap dievaluasi agar tidak memberatkan.

 

"Yang pertama, kami menyampaikan bahwa harga BBM untuk bersubsidi maupun LPG itu tidak ada perubahan sama sekali. Itu dulu. Nah, sementara harga yang non-subsidi, itu menyesuaikan dengan harga pasar yang ada. Sudah barang tentu perhitungannya ini akan dilakukan secara bijak oleh teman-teman pelaku usaha baik Pertamina maupun pelaku swasta yang lainnya," ucap Bahlil.

 

Pemerintah, kata Bahlil, menyadari bahwa dinamika harga energi non-subsidi dapat memberikan pengaruh pada roda ekonomi. Oleh karena itu, sejumlah opsi sedang dipersiapkan untuk memastikan daya beli masyarakat tetap tangguh.

 

"Pemerintah lagi sedang menggodok hal-hal yang terkait dengan menjaga daya beli masyarakat. Makanya kita untuk menjaga daya beli masyarakat terutama kepada BBM subsidi sama sekali tidak kita naikkan. Sementara yang lainnya dilakukan penyesuaian.

 Nanti kita cek nanti dengan teman-teman pelaku usaha baik dengan termasuk Pertamina," jelas Bahlil.

 

Bahlil juga merespons kekhawatiran terkait potensi naiknya tagihan listrik seiring dengan isu ketersediaan energi kelistrikan belakangan ini.

Ia menjamin masyarakat kecil tidak akan terdampak.

"Untuk subsidi sama sekali nggak ada," tegas Bahlil saat ditanya mengenai kemungkinan kenaikan tarif listrik ke depannya.

 

Beralih ke Pertalite

Pengemudi ojek online, Ahmad (40), mengaku memilih beralih ke Pertalite setelah harga Pertamax melonjak hampir Rp4.000 per liter.

Ia bahkan rela menunggu lebih lama demi mendapatkan bahan bakar yang lebih terjangkau.

"Antre tadi 15 menitan. Gak apa-apalah lama dikit, cari yang murah aja," kata Ahmad saat ditemui di lokasi.

Menurut Ahmad, sebelumnya ia rutin menggunakan Pertamax karena dinilai membuat performa mesin lebih baik dan konsumsi bahan bakar lebih efisien.

Namun kondisi sekarang membuatnya harus menyesuaikan pengeluaran harian.

Sebelum kenaikan harga berlaku, Ahmad biasa mengisi Pertamax sekitar Rp30 ribu per hari. 

Kini, jika ingin mengisi penuh tangki motornya dengan jenis BBM yang sama, biaya yang harus dikeluarkan meningkat cukup signifikan.

Berikut daftar harga BBM SPBU Pertamina se-Indonesia:

Aceh

Pertamax: Rp 16.650    
Pertamax Turbo: Rp Rp 21.200
Dexlite: Rp 23.500    
Pertamina Dex: Rp 25.350

Free Trade Zone (FTZ) Sabang
Pertamax: Rp 15.250
Dexlite: Rp 21.550

Sumatera Utara

Pertamax: Rp 16.650    
Pertamax Turbo: Rp 21.200
Dexlite: Rp 23.500    
Pertamina Dex: Rp 25.350

Sumatera Barat

Pertamax: Rp 17.000
Pertamax Turbo: Rp 21.650
Dexlite: Rp 24.000
Pertamina Dex: Rp 25.900

Riau

Pertamax: Rp 17.000
Pertamax Turbo: Rp 21.650
Dexlite: Rp 24.000
Pertamina Dex: Rp 25.900

Kepulauan Riau

Pertamax: Rp 17.000
Pertamax Turbo: Rp 21.650
Dexlite: Rp 24.000
Pertamina Dex: Rp 25.900

Free Trade Zone (FTZ) Batam

Pertamax: Rp 15.500
Pertamax Turbo: Rp 19.700
Dexlite: Rp 21.850
Pertamina Dex: Rp 23.550

Jambi

Pertamax: Rp 16.650    
Pertamax Turbo: Rp 21.200
Dexlite: Rp 23.500    
Pertamina Dex: Rp 25.350

Bengkulu
Pertamax: Rp 16.650    
Pertamax Turbo: Rp 21.200
Dexlite: Rp 23.500    
Pertamina Dex: Rp 25.350

Sumatera Selatan

Pertamax: Rp 16.650    
Pertamax Turbo: Rp 21.200
Dexlite: Rp 23.500    
Pertamina Dex: Rp 25.350

Bangka-Belitung

Pertamax: Rp 16.650    
Pertamax Turbo: Rp 21.200
Dexlite: Rp 23.500    
Pertamina Dex: Rp 25.350

Lampung

Pertamax: Rp 16.650    
Pertamax Turbo: Rp 21.200
Dexlite: Rp 23.500    
Pertamina Dex: Rp 25.350

DKI Jakarta

Pertamax: Rp 16.250
Pertamax Green: Rp 17.000
Pertamax Turbo: Rp 20.750
Dexlite: Rp 23.000
Pertamina Dex: Rp 24.800

Banten

Pertamax: Rp 16.250
Pertamax Green: Rp 17.000
Pertamax Turbo: Rp 20.750
Dexlite: Rp 23.000
Pertamina Dex: Rp 24.800

Jawa Barat

Pertamax: Rp 16.250
Pertamax Green: Rp 17.000
Pertamax Turbo: Rp 20.750
Dexlite: Rp 23.000
Pertamina Dex: Rp 24.800

Jawa Tengah

Pertamax: Rp 16.250
Pertamax Green: Rp 17.000
Pertamax Turbo: Rp 20.750
Dexlite: Rp 23.000
Pertamina Dex: Rp 24.800

DI Yogyakarta

Pertamax: Rp 16.250
Pertamax Green: Rp 17.000
Pertamax Turbo: Rp 20.750
Dexlite: Rp 23.000
Pertamina Dex: Rp 24.800

Jawa Timur

Pertamax: Rp 16.250
Pertamax Green: Rp 17.000
Pertamax Turbo: Rp 20.750
Dexlite: Rp 23.000
Pertamina Dex: Rp 24.800

Bali

Pertamax: Rp 16.250
Pertamax Turbo: Rp 20.750
Dexlite: Rp 23.000
Pertamina Dex: Rp 24.800

Nusa Tenggara Barat

Pertamax: Rp 16.250
Pertamax Turbo: Rp 20.750
Dexlite: Rp 23.000
Pertamina Dex: Rp 24.800

Nusa Tenggara Timur

Pertamax: Rp 16.250
Pertamax Turbo: Rp 20.750
Dexlite: Rp 23.000
Pertamina Dex: Rp 24.800

Kalimantan Barat

Pertamax: Rp 16.650    
Pertamax Turbo: Rp 21.200
Dexlite: Rp 23.500    
Pertamina Dex: Rp 25.350

Kalimantan Tengah

Pertamax: Rp 16.650    
Pertamax Turbo: Rp 21.200
Dexlite: Rp 23.500    
Pertamina Dex: Rp 25.350

Kalimantan Selatan

Pertamax: Rp 17.000
Pertamax Turbo: Rp 21.650
Dexlite: Rp 24.000
Pertamina Dex: Rp 25.900

Kalimantan Timur

Pertamax: Rp 16.650    
Pertamax Turbo: Rp 21.200
Dexlite: Rp 23.500    
Pertamina Dex: Rp 25.350

Kalimantan Utara

Pertamax: Rp 17.000
Pertamax Turbo: Rp 21.650
Dexlite: Rp 24.000
Pertamina Dex: Rp 25.900

Sulawesi Utara

Pertamax: Rp 16.650    
Pertamax Turbo: Rp 21.200
Dexlite: Rp 23.500    
Pertamina Dex: Rp 25.350

Gorontalo

Pertamax: Rp 16.650    
Pertamax Turbo: Rp 21.200
Dexlite: Rp 23.500    
Pertamina Dex: Rp 25.350

Sulawesi Tengah

Pertamax: Rp 16.650    
Pertamax Turbo: Rp 21.200
Dexlite: Rp 23.500    
Pertamina Dex: Rp 25.350

Sulawesi Tenggara

Pertamax: Rp 16.650    
Pertamax Turbo: Rp 21.200
Dexlite: Rp 23.500    
Pertamina Dex: Rp 25.350

Sulawesi Selatan

Pertamax: Rp 16.650    
Pertamax Turbo: Rp 21.200
Dexlite: Rp 23.500    
Pertamina Dex: Rp 25.350

Sulawesi Barat

Pertamax: Rp 16.650    
Pertamax Turbo: Rp 21.200
Dexlite: Rp 23.500    
Pertamina Dex: Rp 25.350

Maluku
Pertamax: Rp 16.650    
Dexlite: Rp 23.500    

Maluku Utara
Pertamax: Rp 16.650    
Dexlite: Rp 23.500

Papua

Pertamax: Rp 16.650    
Pertamax Turbo: Rp 21.200
Dexlite: Rp 23.500    
Pertamina Dex: Rp 25.350

Papua Barat

Pertamax: Rp 16.650    
Dexlite: Rp 23.500    
Pertamina Dex: Rp 25.350

Papua Selatan

Pertamax: Rp 16.650    
Dexlite: Rp 23.500    

Papua Pegunungan

Pertamax: Rp 16.650    
Dexlite: Rp 23.500    

Papua Tengah

Pertamax: Rp 16.650    
Dexlite: Rp 23.500    

Papua Barat Daya

Pertamax: Rp 16.650    
Dexlite: Rp 23.500    

(*/tribunmedan.com)

 

 Baca juga: Indonesia vs Mozambik Malam Ini, Kevin Diks dan Dony Tri Pamungkas Diandalkan

Baca juga: Awal Munculnya Nama Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Pejabat Bea Cukai, Respons KPK: Betul Itu Fakta

Baca juga: Jelang Pertandingan Piala Dunia Dini Hari Nanti, Gubsu Bobby Minta ASN Tetap Disiplin Masuk Kerja

Sumber: wartakota/tribunnews.comKompas.com

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.