Lokasi Pelaksanaan Padat Karya 2026 di Kulon Progo Naik Jadi 78 Titik, Ada Dukungan dari APBD DIY
Muhammad Fatoni June 12, 2026 09:14 AM

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulon Progo akan melaksanakan Program Padat Karya untuk tahun 2026 ini.

Titik lokasi pelaksanaan Padat Karya pun melonjak cukup tinggi jika dibandingkan tahun lalu, berkat dukungan dari Pemerintah Daerah (Pemda) DIY.

Kepala Bidang Penempatan, Pelatihan, dan Produktivitas Tenaga Kerja, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kulon Progo, Yuli Indriyatna, mengatakan lokasi pelaksanaan Padat Karya tahun ini mencapai 78 titik.

"Masing-masing 39 titik untuk Padat Karya yang bersumber dari APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) Kulon Progo dan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) APBD DIY," jelas Yuli pada wartawan, Kamis (11/06/2026).

Jumlah lokasi Padat Karya yang bersumber dari APBD Kulon Progo meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang sebanyak 29 titik.

Begitu juga anggarannya, dari sebelumnya sebesar Rp2,9 miliar di 2025, menjadi Rp 3,9 miliar di 2026 ini.

Sedangkan Padat Karya yang bersumber dari BKK APBD DIY nilainya mencapai Rp4,8 miliar.

Menurut Yuli, tiap titik Padat Karya yang bersumber dari BKK APBD DIY akan mendapatkan dana antara Rp 100 juta sampai Rp 200 juta.

"Sedangkan untuk lokasi Padat Karya dari APBD Kulon Progo akan menerima dana Rp 100 juta per titik," ujarnya.

Padat Karya sendiri adalah program pemberdayaan tenaga kerja yang sedang menganggur atau masuk kategori miskin.

Mereka akan dipekerjakan untuk membangun infrastruktur di setiap titik lokasi Padat Karya.

Nantinya mereka akan menerima upah karena sudah bekerja membangun proyek infrastruktur Padat Karya.

Adapun pekerja Padat Karya dari APBD Kulon Progo akan menerima upah secara tunai yang dikelola oleh Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kalurahan (LPMK).

"Sedangkan untuk pekerja Padat Karya yang dibiayai BKK APBD DIY, upahnya akan ditransfer melalui rekening bank," kata Yuli.

Disnaker Kulon Progo sudah menjalin kerjasama dengan Bank BPD DIY untuk pembayaran upah pekerja Padat Karya. Termasuk membantu pembuatan rekening baru untuk mereka.

Baca juga: Omzet Bengkel di Kulon Progo Anjlok Imbas Kenaikan Harga Hingga Terbatasnya Pasokan Oli

Sebaran Lokasi

Lokasi Padat Karya sendiri sudah ditentukan berdasarkan pengajuan dari masyarakat dan sudah disetujui Disnaker Kulon Progo. 

Lokasinya menyebar di 10 kapanewon, kecuali Wates dan Galur.

"Saat ini sedang proses sosialisasi di seluruh titik yang akan menjadi lokasi pelaksanaan Padat Karya," ujar Yuli.

Bupati Kulon Progo, Agung Setyawan, sebelumnya menyatakan bahwa alokasi dana program Padat Karya di 2026 ini totalnya mencapai Rp 8,7 miliar.

Dana itu merupakan gabungan dari APBD Kulon Progo dan APBD DIY.

Ia mengatakan ada peningkatan alokasi anggaran Padat Karya sebesar 61,1 persen dibandingkan tahun lalu.

Padat Karya pun jadi salah satu program unggulan dari Pemkab Kulon Progo dalam meningkatkan infrastruktur sekaligus pendapatan warga.

"Padat Karya diharapkan mampu menyerap tenaga kerja lokal dan meningkatkan pendapatan warga," kata Agung.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.